BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Walikota Bukittinggi Ajak PCNU Menata Akhlak Warganya

BUKITTINGGI – Banyak persoalan umat terjadi di tengah masyarakat yang perlu mendapat perhatian. Tidak saja dari pemerintah, tapi juga dari organisasi keagamaan seperti dari Nahdlatul Ulama.
Demikian diungkapkan Walikota Bukittinggi H.Erman Safar, SH ketika menerima Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bukittinggi, Selasa (18/1/2022) di Bukittinggi.

Rombongan PCNU Kota Bukittinggi terdiri dari Rais Syuriah H. Zainul Akbar, S.Ag,
Ketua Tanfidziyah H. E. Edy Mulyono, Sekretaris Satrio Budiman, Bendahara Agustawathani, SH dan kader muda NU Bukittinggi Hardiansyah Fadli.
Menurut Walikota Bukittinggi Erman Safar, hari ini ada banyak persoalan di tengah umat. Seperti permasalahan akhlak atau adab anak, persoalan penyimpangan perilaku seksual, LGBT, HIV/AIDS, dan persoalan umat lainnya.

“Nahdlatul Ulama sebagai organisasi sosial keagamaan Islam diharapkan bisa bersinergi dengan Pemko Bukittinggi dalam menyelesaikan persoalan tersebut,” kata Erman.

Dikatakan Erman Safar, artinya program kerja Nahdlatul Ulama tidak hanya menyelesaikan persoalan di lingkungan mesjid saja, tapi bisa menyentuh persoalan di luar mesjid. NU yang berada langsung di tengah umat tentunya bisa berperan aktif dalam mencegah masalah umat tersebut.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Bukittinggi Edy Mulyono menyampaikan komitmennya untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan yang tersebut. “Kami sangat senang dengan sambutan Pak Walikota Bukittingg Erman Safar yang terbuka dalam melihat berbagai masalah yang ada di Bukittinggi,” kata Edy Mulyono.

“Kepada Walikota Bukittinggi kita juga menyampaikan kepengurusan PCNU Kota Bukittinggi yang baru di-SK-kan oleh PBNU. Insya Allah dalam waktu dekat pelantikan, dan memohon kesediaan Walikota Bukittinggi memberikan pengarahan pada pelantikan tersebut,” tutur Edy Mulyono, Kepala Sekolah di salah satu SMA swasta di Bukittinggi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *