BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Wako Riza Falepi : Belum Satupun Bantuan Dampak Covid-19 Yang Turun, Yang Ada Baru Bantuan Spontan

Payakumbuh — Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, meminta warga kota untuk tetap bersabar, sehubungan belum satupun bantuan dampak sosial dan dampak ekonomi akibat wabah virus corona, turun ke Payakumbuh.

“Bantuan sosial yang dijanjikan pemerintah, baik dari pusat ataupun dari provinsi serta dari Pemko Payakumbuh, belum satupun yang turun. Dinas terkait dengan urusan bantuan ini masih melakukan pendataan ditingkat kelurahan,” jelas walikota, Minggu (19/4) sore.

Jika ada di antara warga kota yang sudah menerima bantuan, itu bukan bantuan yang berasal dari pemerintah. Tapi, merupakan bantuan spontan dari pribadi-pribadi orang yang punya penghasilan lebih.

“Seperti organisasi perantau, alumni sejumlah sekolah serta beberapa dermawan di kota ini. Penyerahan bantuan tersebut, tidak dikoordinir pemko,” sebut walikota.

Menurut walikota, prinsipnya semua warga kota yang terdampak Covid-19, di Payakumbuh akan dibantu. Besarannya, akan disamakan dengan bantuan pusat, Rp600 ribu/KK per bulan, selama tiga bulan.

Bantuan dibagi dalam tiga kategori, ada yang berasal dari pemerintah pusat, dari pemprov dan dari pemko sendiri. Dalam pendistribusian bantuan ini, tambah walikota,

“Masyarakat didata secara selektif, intinya, tidak ada warga yang berhak menerima yang tidak kebagian dan tidak ada penerima ganda,” tegas walikota.

Bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 yang terlewatkan dalam pendataan, silahkan mendatangi kelurahan untuk membuktikan, jika diri yang bersangkutan berhak menerima bantuan dampak pandemi Covid-19. (benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *