BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Wako Riza Falepi : Belum Satupun Bantuan Dampak Covid-19 Yang Turun, Yang Ada Baru Bantuan Spontan

Payakumbuh — Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, meminta warga kota untuk tetap bersabar, sehubungan belum satupun bantuan dampak sosial dan dampak ekonomi akibat wabah virus corona, turun ke Payakumbuh.

“Bantuan sosial yang dijanjikan pemerintah, baik dari pusat ataupun dari provinsi serta dari Pemko Payakumbuh, belum satupun yang turun. Dinas terkait dengan urusan bantuan ini masih melakukan pendataan ditingkat kelurahan,” jelas walikota, Minggu (19/4) sore.

Jika ada di antara warga kota yang sudah menerima bantuan, itu bukan bantuan yang berasal dari pemerintah. Tapi, merupakan bantuan spontan dari pribadi-pribadi orang yang punya penghasilan lebih.

“Seperti organisasi perantau, alumni sejumlah sekolah serta beberapa dermawan di kota ini. Penyerahan bantuan tersebut, tidak dikoordinir pemko,” sebut walikota.

Menurut walikota, prinsipnya semua warga kota yang terdampak Covid-19, di Payakumbuh akan dibantu. Besarannya, akan disamakan dengan bantuan pusat, Rp600 ribu/KK per bulan, selama tiga bulan.

Bantuan dibagi dalam tiga kategori, ada yang berasal dari pemerintah pusat, dari pemprov dan dari pemko sendiri. Dalam pendistribusian bantuan ini, tambah walikota,

“Masyarakat didata secara selektif, intinya, tidak ada warga yang berhak menerima yang tidak kebagian dan tidak ada penerima ganda,” tegas walikota.

Bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 yang terlewatkan dalam pendataan, silahkan mendatangi kelurahan untuk membuktikan, jika diri yang bersangkutan berhak menerima bantuan dampak pandemi Covid-19. (benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *