BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Ketua IKK Joni Hendri Lepas Perantau Pulang Basamo

Payakumbuhpos.id|Jakarta - Salah satu sunnah dalam safar yang dianjurkan oleh syariat dan bisa meringankan kesusahan safar adalah melakukan safar di...

Wako Rida Ananda Apresiasi Kisai Agro Sebagai Salahsatu Destinasi Agrowisata Terbaik Di Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Penjabat Wali Kota Rida Ananda mengapresiasi keberadaan Kafe Kisai Agro yang disebutnya sebagai salah satu lokasi pengelolaan pertanian terbaik di Kota Payakumbuh.

Kisai Agro terletak di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Koto Baru, Payobasuang, Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh.

“Di kiri kanannya ada lokasi penanaman melon yang luar biasa, kita lihat 1 minggu lagi dipanen, bahkan rasanya bisa direquest, kadar manisnya dibuat bervariasi oleh pengelola,” ujar Rida saat mengunjungi Kisai Agro beberapa waktu lalu.

Rida sendiri juga langsung datang melihat dan mempelajari pola pengelolaan pertanian disini, mulai dari sumber air, sumber makanan, dan apa yang menjadi asupan gizi bagi tanaman ini.

Selain melon, juga ada jambu dan anggur yang dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah untuk petani. Buah berkualitas ini nantinya bisa dimasukkan ke pasaran seperti mini market dan toko buah, bahkan dapat disesuaikan dengan standar konsumen.

“Keberadaan Kisai Agro menambah daftar destinasi kunjungan wisata di Kota Payakumbuh. Bagi yang ingin memilih agrowisata dan edukasi pertanian, disini kami rekomendasikan tempatnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengelola Kisai Agro Sujarmen kepada media menjelaskan pihaknya tak hanya mengusung konsep kafe kekinian, Kisai Agro Payakumbuh juga memadukan konsep wisata pertanian dan peternakan. Sambil menyantap makanan kuliner lokal, pengunjung juga bisa menikmati segarnya buah yang bisa dipetik langsung dari pohonnya.

“Tak ada biaya masuk bagi yang ingin beragrowisata. Kecuali jika ingin makan di kafe, atau membeli buah-buahan yang ada di sini,” ujarnya.

Dijelaskan Sujarmen, untuk kafe mulai buka pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Di belakangnya ada tempat duduk santai sambil menyantap makanan dan minuman, serta setiap malam minggu akan ada live musiknya. Bagian sebelah kanan kafe, ada tempat budidaya ikan, sementara sebelah kirinya ada lahan pertanian yang menggunakan konsep green house.

“Kisai Agro ini telah ada semenjak tahun 2020 awal. Namun tak lama setelah peresmian, badai Covid-10 menerjang. Saat ini Kisai Agro telah melakukan banyak pengembangan di lahan seluas 1,8 hektare,” ungkapnya.

Dijelaskan Sujarmen, saat ini ada sejumlah tanaman di green house Kisai Agro, di antaranya adalah Golden Melon sebanyak 1.500 batang. Melon itu di tanam dengan menggunakan sistem hidroponik, yang ditata dengan apik dan rapi. Saat ini, buah Golden Melon itu sudah banyak berbuah, harga jualnya Rp. 20 ribu perkilogram.

Tak hanya itu, juga ada 100 batang tanaman Anggur. Harga jualnya Rp. 50 ribu perkilogram. Namun untuk saat ini, buah Anggur sudah habis dan butuh waktu lama jika ingin memetik anggur di Kisai Agro payakumbuh ini. Anggur di sini terdiri dari 40 jenis, mulai jenis Jupiter, Baikonur, Tranfiguratin, serta masih banyak lagi jenis lainnya.

Di tempat ini juga ada tanaman Jambu Kristal yang jumlahnya mencapai 300 batang, dan harga jualnya Rp. 20 ribu perkilogram. Saat ini buah Jambu Kristal sudah banyak yang matang dan bisa di petik oleh pengunjung.  (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *