BERITA UTAMA

Elang Zanura Harumkan Nama SMPN 1 Kecamatan Situjuh Limo Nagari di Tingkat Nasional

Teks foto: Elang Zanura- Siswa kelas 9 SMPN 1 kecamatan Situjuh Limo Nagari.       Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota---Raih...
BERITA UTAMA

Wulan Denura Ajak Warga Payakumbuh Melihat Sejarah Nenek Moyang Kita, Dulu Seperti Apa?

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota--- Pameran Festival Maek, kecamatan Bukik Barisan, kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dibuka langsung ketua DPRD Sumatera...
BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...

Wako Erman Safar Tunjukan Kepedulian Pada Guru Mengaji dan Garin Masjid di Kota Bukittinggi

Bukittinggi, Payakumbupos.id, — Walikota Bukittinggi Erman Safar, kembali tunjukkan perhatiannya untuk para pahlawan keagamaan di Kota Bukittinggi.

“Sebanyak 881 orang guru MDA/TPA/Guru swasta dan Garin Masjid/Mushalla Kota Bukittinggi, kita bayarkan untuk pembayaran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM),” ujar Wako Erman Safar kepada media ini, Jumat (31/3/2023).

Menurut dia, Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi telah menganggarkan dana untuk pembayaran JKK dan JKM.

Sebanyak 881 guru MDA/TPA/Guru swasta dan Garin Masjid/Mushalla Kota Bukittinggi, yang kita bayarkan untuk pembayaran JKK dan JKM, yang terdaftar di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako,” paparnya.

Sehingga para Guru Mengaji, Garin dan Guru Honor, mendapat jaminan kematian. Ahli waris nantinya, juga dapat menerima santunan dan beasiswa bagi anak mereka, yang masih sekolah.

Rincian jaminan kematian yang dapat diterima Guru Mengaji, Garin dan Guru Honor :- Meninggal karena sakit diberi jaminan Rp 42.000.000,-

– Meninggal karena kecelakaan diberi jaminan 48 x upah yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

– Untuk ahli waris juga diberikan uang santunan serta beasiswa untuk 2 orang anak. Jumlah beasiswa berbeda dengan jenjang pendidikan.#(mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *