BERITA UTAMA

Elang Zanura Harumkan Nama SMPN 1 Kecamatan Situjuh Limo Nagari di Tingkat Nasional

Teks foto: Elang Zanura- Siswa kelas 9 SMPN 1 kecamatan Situjuh Limo Nagari.       Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota---Raih...
BERITA UTAMA

Wulan Denura Ajak Warga Payakumbuh Melihat Sejarah Nenek Moyang Kita, Dulu Seperti Apa?

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota--- Pameran Festival Maek, kecamatan Bukik Barisan, kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dibuka langsung ketua DPRD Sumatera...
BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...

Wako Erman Safar Buka Acara Alek Nagari Bantodarano

Bukittinggi, Payakumbupos.id, — Pemerintah Kota Bukittinggi, dukung kegiatan Alek Nagari Bantodarano ke-28 yang telah tradisi adat daerah setempat. Kegiatan itu dibuka langsung oleh Wali Kota Erman Safar, Minggu (28/04).

Wako dan Camat Mandiangin Koto Selayan, Lurah Campago Guguak Bulek, Kepala Dinas PU dan Baznas, membuka secara resmi kegiatan dalam merayakan 21 anak selepas menyelesaikan belajar mengaji dan delapan Wisuda Tahfiz penghafal Al Guran yang berlangsung meriah diikuti ratusan warga.

“Alek Nagari Khatam Al Qur’an harus dipertahankan, karena merupakan bagian dari tradisi adat di Bukittinggi dan Minangkabau yang telah lama dikenal unik, artinya sudah 28 kali di Bantodarano eksis dipertahankan,” ujar Erman.

Alek Nagari di Bantodarano dihiasi arakarakan dengan kuda, bendi, diiringi kaum ibu memikul junjungan di atas kepala, lengkap dihiasi hiburan tambua tansa dan drumband.

“Khatam Al Guran bukan berarti berhenti mengaji, lanjutkan ke pendidikan hafalan Tahfiz. Pemkot Bukittinggi mendukung dengan program satu kelurahan satu tahfiz. Di Kelurahan di sini ternyata ada tiga, kami apresiasi,” ujar Erman.

la meminta pendidikan agama menjadi bekal prestasi di dunia dan akhirat bagi anak. Penghafal Al Qur’an bisa diberikan kemudahan akses pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Hendaknya juga mampu menarik semangat anak kemenakan generasi muda di Bukittinggi untuk selalu menegakkan nilai agama atau imarah masjid yaitu memakmurkan memeriahkan masjid dengan kebaikan,” kata Wako.

Alek Nagari Bantodarano dirangkai dengan kegiatan Tabligh Akbar yang diisi oleh ulama Sumatera Barat, Ristawardi Datuak Marajo.

“Anak kemenakan kami setelah tamat di Taman Pendidikan Al Guran (TPQ), langsung dilanjutkan ke program tahfiz, biayanya gratis, mereka belajar pada malam hari hingga mereka terbiasa meramaikan masjid,” kata Ketua Panitia Khatam Al Qur’an Bantodarano, Farid Torano.

“Terimakasih kepada Pemkot Bukittinggi dan kebanggaan setinggi-tingginya kepada warga dan pemuda yang telah menyukseskan acara yang semoga bernilai ibadah ini,” pungkas Farid.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *