BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Wako Erman Safar Berharap Generasi Muda Bukittinggi Siap Hadapi Indonesia Emas 2045

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-– Perkembangan zaman dan teknologi, memaksa generasi muda untuk cepat beradaptasi. Penerus bangsa harus siap dan punya modal untuk hadapi Indonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, saat jadi pembina upacara di sekolah Xaverius, Senin (26/08).

Upacara diikuti seluruh pelajar yayasan pendidikan prayoga, mulai dari TK hingga tingkat SMA.

“Zaman sekarang sudah harus bertransformasi, berpindah cara dari cara menggurui ke cara yang lebih mengajarkan. hubungan murid dengan guru harus dekat secara formal dan emosional,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut wako, sudah banyak pelajar setingkat SMA punya kegiatan di dunia teknologi. Mereka bisa berpenghasilan sendiri dan cujup produktif. Perkembangan teknologi ini, dapat menembus batas ruang, waktu, wilayah dan usia.

“Siapa yang paling kreatif, siapa yang paling produktif, siapa yang paling inovatif, berapapun umurnya, di manapun lokasinya, akan sukses menghadapi masa depan dan bersaing di Indonesia emas 2045,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wako juga membagikan lima unit handphone pada pelajar tingkat SMA, yang belum memiliki gadget. Mereka yang menerima HP merupakan anak anak yang berasal dari keluarga kurang mampu.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *