BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Wakil Sekretaris NU Sumbar: Pelajar Harus Waspadai Hoaks

BATANG ANAI – Pelajar harus mewaspadai setiap informasi yang didapatkan dalam genggaman melalui android yang dimiliki. Karena banyak informasi hoaks yang beredar menyesatkan sekaligus merugikan terhadap masa depan.

Demikian diungkapkan Wakil Sekretaris PWNU Sumatera Barat Armaidi Tanjung, Kamis (3/2/2022) di hadapan pelajar SMAN 1 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman pada acara Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan DPRD Padang Pariaman bersinergi untuk pelajar Padang Pariaman berprestasi.

Menurut Armaidi Tanjung sebagai pelajar harus lebih banyak membaca buku sebagai sumber pengetahuan, bukan mendapatkan sumber pembelajaran dari informasi media sosial yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Pelajar juga harus menyaring setiap informasi yang diperoleh atau masuk di androidnya. Jangan hanya tergiur oleh isinya yang memikat, menyakinkan, merasa benar, apalagi bernuansa agama. Karena belum tentu informasi itu benar, tapi informasi hoaks. Karena memang ada pihak tertentu yang sengaja menyebarkan berita hoaks agar masyarakat terpengaruh, tidak percaya kepada kebenarannya yang sesungguhnya, ” kata Armaidi Tanjung yang juga wartawan utama ini.

Hadir anggota DPRD Padang Pariaman Hasan Basri, Ketua PC IPNU Padang Pariaman Faisal Bismikal Adham Tuanku Gunung Rajo Ameh. Turut memberikan sambutan Camat Batang Anai Suhardi, dan dibuka Kepala KUA Batang Anai Hendri. Tampil memberikan narasumber lainya Budi Irawan dan Fauzan Ahmad.

Faisal mengatakan IPNU Padang Pariaman terus merangkul pelajar di sekolah, baik SMA, SMK maupun SMP. Sebelumnya sudah mengadakan pengkaderan di sejumlah pondok pesantren.

“Kegiatan seminar di kalangan pelajar yang bertemakan kerukunan antar agama, sesama agama di kalangan pelajar dan menangkal hoaks di kalangan pelajar,” kata Faisal.

Wakil Kepala SMA 1 Batang Anai bidang Kesiswaan Irwan Arnes menyampai dari 910 siswa SMAN 1 Batang Anai, sebanyak 38 orang non muslim. Sebanyak 27 orang Protestan dan 11 orang Katolik. Selama ini kehidupan pergaulan pelajar muslim dan non muslim berlangsung damai, tidak ada masalah.

“Kegiatan IPNU ini sejalan dengan visi dan misi Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat yakni religius dan berbudaya. Penguatan kerukunan beragama dan antisipasi penyebaran hoaks dikalangan pelajar sangatlah penting,” tutur Irwan Arnes.

Hasan Basri menambahkan, Indonesia yang terdiri ratusan suku bangsa, banyak agama, sangat dibutuhkan kerukunan beragama dalam kehidupan bermasyarakat. (Zaki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *