UPI Beri Peluang Kuliah Untuk Pelajar Sawahlunto
SAWAHLUNTO – Peluang lulusan SLTA dari kalangan keluarga kurang mampu asal Kota Sawahlunto untuk melanjutkan pendidikan ketingkat perguruan tinggi terbuka lebar, khususnya yang ingin kuliah di Universitas Putra Indonesia (UPI Padang), Sumatera Barat.
Hal itu mengemuka dalam sebuah pernyataan H.Herman Nawas, pemilik yayasan Perguruan Tinggi itu pada pertemuan para tokoh politik, tokoh adat dan agama, serta unsur tokoh lainnya di balairung kediaman resmi Wako Deri Asta, Mudik Air, Kelurahan Kubang Sirakuk, Utara, Minggu (16/6).
Sebagaimana dirilis staf Humas Sekretariat Pemko Yuda Ahada, H.Herman Nawas, pengusaha dan tokoh pendidikan asal Silungkang, Kota Sawahlunto, itu memberi peluang kepada masyarakat Sawahlunto dari keluarga kurang mampu untuk menguliahkan putra-putrinya dengan biaya gratis.
Namun untuk dapat mengambil fasilitas itu, pihak yayasan YPTK UPI akan memberlakukan prosedur administrasi seperti mengikuti penseleksian sesuai regulasi yang berlaku di perguruan tinggi swasta ternama tersebut. Tawaran Herman Nawas itu merupakan salahsatu bentuk kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang kesulitan karena ekonominya sangat terbatas.
“Saya buka kesempatan kepada para pelajar tamatan SLTA asal Sawahlunto yang ingin melanjutkan perkuliahan di UPI. Khusus untuk kalangan keluarga yang terkendala masalah biaya alias orang tuanya kurang mampu, pihak yayasan akan memberikan kesempatan kuliah gratis di UPI. Namun tentu dengan melengkapi administrasi yang diminta” ungkap Yuda, menirukan ucapak H.Herman Nawas.
Yuda menjelaskan untuk memenuhi kelengkapan administrasi dapat menghubungi Dinas Pendidikan Kota sawahlunto. Jika sudah dilakukan pengurusan dan kelengkapan dokumen yang diminta, pihak Dinas Pendidikan akan segera mengirimkan berkas itu untuk didaftarkan paling lambat Jum’at, 21 Juni 2019
“Nantinya, pihak UPI akan menguji dan wawancarai. Jika lulus, fasilitas kuliah gratis akan diberlakukan,” kata Herman Nawas, ditirukan Yuda Ahada.
Sebagaiman disampaikan Herman Nawas, saat ini di UPI dari 3.000 mahasiswa, sekitar 1.000 adalah mahasiswa yang memperoleh beasiswa penuh yang didominasi oleh mahasiswa berasal dari keluarga kurang mampu termasuk kalangan mahasiswa yang hafal Al-Quran (hafidz).
“Untuk mahasiswa dari Padang dan daerah lain saja telah kita berikan beasiswa. Sekarang untuk generasi penerus di kampung saya, di Sawahlunto tercinta ini saya berikan kesempatan untuk juga mendapatkan beasiswa dari UPI,” tutur Herman Nawas, ditirukan Yuda.
Menindaklanjuti ‘peluang emas’ dari Herman Nawas tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto Drs.Deswanda bergerak cepat, untuk sosialisasikan sekaligus memfasilitasi untuk mengantarkan berkas kelengkapan pendaftaran secara kolektif ke UPI.
“Kami siaap memfasilitas yang berminat mengikuti kuliah gratis UPI ini. Kepada para peminat segera mengirimkan langsung berkas kelengkapan pendaftarannya ke Dinas Pendidikan, dan seterusnya akan kami antarkan langsung secara kolektif ke UPI”. kata Deswanda.
Adapun kelengkapan berkas pendaftaran yang dibutuhkan adalah ; Surat Keterangan Lulus dan nilai UNBK SMA/SMK/MA, kemudian Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Desa/Kelurahan, kemudian Fotocopy Kartu KTP pelajar bersangkutan dan Fotocopy Kartu Keluarga (KK) orangtua pelajar yang bersangkutan tersebut.
“Semua kelengkapan berkas kami terima itu paling lambat pada Kamis, 20 Juni 2019 nanti. Sebab akan kami antarkan berkasnya ke UPI pada Jum’at, 21 Juni 2019,” kata Deswanda. (id)













