BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Transparansi Anggaran Pemko Padang Panjang Dapat Apresiasi KPK

PADANG PANJANG – Komisi Pemberantasan Komisi (KPK) mengapresiasi kebijakan transparansi anggaran Pemko Padang Panjang yang dipimpin Wako Fadly Amran.

Apresiasi ini disampaikan langsung Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Basaria Panjaitan, pada acara pembukaan kegiatan Pembinaan Jaringan Partisipatif dalam mengawal keterbukaan pemerintah dan Training of Trainer (TOT) Perempuan Anti Korupsi (SPAK), di Hall Lantai III Balaikota, Rabu (27/3).

Basaria memaparkan, salah satu kunci dari gerakan anti korupsi adalah transparansi dan keterbukaan, dan Padang Panjang sudah memulainya. Jadi sangat relevan, kalau lembaga pemerintahan membuka diri untuk itu.

“Ide-ide Pak Wali cukup progresif dan semua harus berjalan sinergi. Jangan sampai, Pak Wali sudah berlari, sedangkan yang lain masih jalan ditempat. Atas komitmen ini, Saya ucapkan selamat untuk Pak Wali,” ujar Basaria mengapresiasi.

Terkait Program KPK, membentuk jaringan Solidaritas Perempuan Anti Korupsi (SPAK), dijelaskan Basaria, bahwa ini merupakan salah satu program penting KPK.

Karena dari segi populasi, mayoritas masyarakat Indonesia adalah perempuan, dan dari penelitian, perempuan memegang peranan penting untuk mencegah, atau sebaliknya perempuan berperan pula mendorong terjadinya tindakan korupsi.

“Kondisi itulah yang menjadi gagasan untuk membentuk banyak jaringan-jaringan anti korupsi, atau bentuk pencegahan yang terintegreasi,” terang Basaria.

Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA dalam sambutannya menyampaikan konsensus untuk mewujudkan pemerintahan Kota Padang Panjang yang bersih dan berintegritas.

“Sejak awal menjabat, kami bersama wakil walikota, Drs. Asrul, telah menancapkan tekad untuk menjadikan Padang Panjang berintegritas, sebagai Kota Anti Korupsi. Implementasinya dijabarkan dalam berbagai bentuk aksi dan kegiatan yang telah dicantumkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Padang Panjang 2018-2023 dan Renstra OPD setiap tahun anggaran,” sebut Wako Fadly. (awe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *