BERITA UTAMA

Tokoh Masyarakat Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Saling Lapor Walinagari Limbanang dan Staf

Limapuluh Kota - Kasus saling lapor Walinagari Limbanang, Yori Noviola (45) dan staf perempuan berinisial PI (26) terkait pencemaran nama...
BERITA UTAMA PAYAKUMBUH

Terus Kendalikan Inflasi, Wako Rida Ananda Serahkan Bantuan Benih, Pupuk, Dan Polibag Buat Masyarakat

Payakumbuh --- Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menyerahkan bantuan pupuk kandang, benih cabe, dan polibag ke OPD, kelurahan se...
BERITA UTAMA

Kompak dan Hangat, Pertemuan yang Tidak Terduga antara Rezka Oktoberia dengan Ketua LKAAM Kota Payakumbuh

PAYAKUMBUH - Anggota DPR-RI Rezka Oktoberia yang juga merupakan putri Kelahiran Kota Payakumbuh, secara tidak sengaja berjumpa dengan Ketua LKAAM...
BERITA UTAMA

YB Dt. Parmato Alam Tutup Open Turnamen Bulutangkis Divisi 3 PB Calabu

PAYAKUMBUH - Ketua PBSI Kota Payakumbuh YB. Dt Parmato Alam tutup Open Tournament Bulutangkis Divisi 3 Calabu Cup yang diadakan...
BERITA UTAMA

Anggap Sekolahnya Jadi Sasaran ATM dan Bullying, Pengurus ICBS Lecehkan Profesi Wartawan tanpa Alamat

PAYAKUMBUH - Tiada angin tiada hujan, salah seorang pengurus pesantren Insan Cendekia Boarding School (ICBS) di salah satu group WhatsApp...

Tokoh Masyarakat Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Saling Lapor Walinagari Limbanang dan Staf

  • Bagikan

Limapuluh Kota – Kasus saling lapor Walinagari Limbanang, Yori Noviola (45) dan staf perempuan berinisial PI (26) terkait pencemaran nama baik dan dugaan pelecehan mendapat perhatian dari masyarakat setempat dan perantau di berbagai daerah, mereka meminta Pihak kepolisian untuk segera mengusut laporan tersebut, sebab telah membuat malu dan gaduh di dalam Nagari.

Dengan diusutnya laporan dari Walinagari dan Staf, akan diketahui titik perkara yang sebelumnya membuat gaduh itu. Mereka juga menduga ada kepentingan politik yang menunggangi sehingga PI melaporkan Novi Noviola Walinagari Limbanang yang merupakan atasannya itu ke pihak Kepolisian.

” Iya, kami mendorong kasus saling lapor atau mengadu ke pihak kepolisian yang membuat gaduh masyarakat Limbanang dan perantau itu segera di usut oleh pihak Kepolisian, sehingga akan jelas perkara sebenarnya, sebab kami melihat dan menduga ada yang menunggangi,” Hal itu diungkapkan KAN Nagari Limbanang, Ismet dt. Panduko Basa, Kamis siang 24 November 2024.

Ia juga menambahkan, selama ini hubungan antara Walinagari Limbanang dan staf yang melaporkan nya ke pihak kepolisian karena kasus dugaan pelecehan baik-baik saja, sehingga sangat besar adanya dugaan yang menunggangi hal itu.

” Kami menduga ada yang menunggangi hal ini,”ucap nya.

Desakan agar “kisruh” yang terjadi di Nagari Limbanang segera diusut oleh pihak kepolisian juga diungkapkan Bundo Kanduang, PKK dan Lansia di Nagari Limbanang. Mereka berharap dengan diusutnya laporan tersebut akan terungkap hal sebenarnya dari perkara saling lapor antara Walinagari dan Staf itu. Sebab masyarakat Limbanang merasa malu dan risih dengan pemberitaan yang berkembang terkait Walinagari mereka.

” Kami merasa risih dan malu karena adanya berita yang berkembang terkait dilaporkannya Walinagari ke Polisi terkait dugaan pelecehan terhadap staf, dengan diusutnya laporan ini tentu akan terlihat titik terang sebenarnya, apakah memang ada pelecehan atau tidak,”kata Azinar, Bundo Kanduang Nagari Limbanang.

Ia juga menambahkan, demi Nagari dan masyarakat Limbanang, persoalan yang terjadi harus segera dituntaskan menurut hukum untuk cari kebenaran, termasuk untuk membuat jera yang berbuat, agar tidak mudah hancurkan seseorang.

” Demi Nagari dan masyarakat persoalan ini harus dituntaskan untuk mengungkapkan hal yang sebenarnya, termasuk untuk membuat jera pihak yang ingin menghancurkan seseorang karena kepentingan tertentu.” Ucapnya.

Azinar juga mengatakan, PI yang melaporkan Walinagari ke polisi karena dugaan pelecehan dikenal sebagai anak yang baik, sehingga dinilai tidak mungkin mau melapor jika tidak ada yang memanfaatkannya.

” Anaknya sangat lugu, kalau tidak ada yang memanfaatkan atau menunganggi tidak mungkin dia melakukan hal itu,”Tutupnya diamini Susni Nofrianti serta Sri Yurita. (Rel)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.