BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Keluarga Besar Kabua Saiyo Antusias Sambut Dr. Zulmaeta

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Keluarga besar Kabua Saiyo antusias sambut calon Walikota Payakumbuh Dr. Zulmaeta ketika manfaatkan momen idulfitri 1445 H GOR...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...

Terkait Banjir Badang, Bupati Agam Tetapkan Masa Tanggap Darurat Selama 15 Hari

Payakumbuhpos.com – Banjir bandang yang melanda Kabupaten Agam pada Rabu malam lalu (20/11/ 2019), walau tidak menimbulkan korban jiwa cuma berdampak kerugian material, membuat Bupati Agam Ir, Indra Catri menetapkan masa tanggap darurat selama 15 hari. Sabtu 23 November 2019.

Banjir bandang yang terjadi di Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kec. Tanjung Raya, Kab. Agam , membuat 14 kepala keluarga dengan 88 jiwa menjadi korban banjir bandang, serta satu masjid dan sembilan unit rumah ikut mengalami kerusakan.

Setelah dianalisa kondisi kerusakan akibat banjir banjang tersebut,
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Agam, dari penghitungan sementara, jumlah kerugian akibat banjir bandang mencapai Rp 2 miliar. Pihak BPBD juga telah membangun posko penyaluran bantuan yang hingga kini masih terus mengalir dari berbagai pihak.

Atas kejadian tersebut Pemkab Agam akan melakukan kajian mendalam terkait relokasi pemukiman warga yang berada di zona merah. Sehingga ke depan tidak ada lagi rumah warga yang menjadi korban banjir dan longsor (TT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *