BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Taram Dilanda Banjir, Ratusan Hektar Sawah Digenangi Air

SARILAMAK, payakumbuhpos.com – Akibat tingginya curah hujan beberapa hari ini, sebagian wilayah Kabupaten Limapuluh Kota dilanda banjir. Apalagi kawasan Nagari Taram khususnya Jorong Subarang. Saat berita ini ditayangkan akses jalan lumpuh total. Senin (09/12)

Banjir dari luapan sungai Batang Sinamar telah meluas ke pemukiminan masyarakat dan mengakibatkan rumah warga di Jorong Subarang, Nagari Taram, Kab. Limapuluah Kota tak luput di genangi air.

Tim BPBD kab 50 kota dan jajaran Polres Limapuluh Kota memantau dan mendirikan tenda umum di lokasi Nagari Taram, guna antisipasi keadaan.Hal ini disampaikan Kepala Jorong Subarang Bambang Zulwadi kepada media Payakumbuhpos.com.

Tentang dampak dan pengaruh banjir di Nagari Taram Bambang Zulwadi menerangkan melaporkan keadaan dan situasi terkini terkait bencana banjir di Jorong Subarang.

” Dampak dari banjir ini bagi masyarakat setempat khusunya bagi para peternak, mereka segera mengevakuasi ternak mereka ke daerah perbukitan terdekat. Selain itu lahan pertanian masyarakat yang lebih kurang ± 100 hektare teremdam banjir mengakibatkan kerugian yang sangat besar,” terang Bambang.

Bambang zulwadi juga menerangkan, bagi kami tim relawan yang tergabung dengan seluruh stakeholder nagari juga ikut dalam mengatasi seluruh kendala dan musibah masyarakat seperti mendirikan tenda darurat dan dapur umum, imbuh Bambang.(bbz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *