BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional PAYAKUMBUH

Dilirik Banyak Calon Untuk Berpasangan, Joni Hendri Mendaftar ke PPP dan Nasdem

Teks foto: Dilirik banyak calon untuk berpasangan, sebelum mendaftar, ketua IKK Joni Hendra berfoto dulu dengan bakal calon walikota Payakumbuh...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR TOKOH

Menyonsong Pilkada Limapuluh Kota 2024, Nama Irfendi Arbi di Demokrat Belum Tergores

Teks foto: Irfendi Arbi mendaftar, ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai Demokrat kabupaten Limapuluh Kota, langsung diterima ketua DPC Demokrat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Cuaca Ekstrim dan Hujan, dr. Efriza Naldi Tetap Teruskan Niatnya Mendaftar ke PAN dan Demokrat

Teks foto: Cuaca ekstrim dan hujan dr. Efriza Naldi, SPoG tak goyah, tetap teruskan niatnya maju sebagai calon walikota Payakumbuh...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Serius Maju Menuju BA 1 M, Joni Hendri Mendaftar ke PKB, PAN dan Ngambil Formulir ke PPP

Teks foto: Joni Hendri bersama rombongan antarkan formulir pendaftaran calon walikota Payakumbuh ke DPC PKB, Senin 6 Mei 2024.  ...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR OLAHRAGA PAYAKUMBUH TOKOH

YB. Dt. Parmato Alam Support LJP dengan Menyediakan Banyak Hadiah

Teks foto: LJP dibuka walikota Payakumbuh diwakili Kadis Parpora Payakumbuh Nofriwandi, dan dihadiri YB Dt. Parmato Alam di lapangan Kapten...

Tanggap Darurat Gempa Solok Selatan Berakhir, Ini Validasi Dampak Gempa

SOLOK SELATAN – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengakhiri masa tanggap darurat pasca gempa 5,6 SR, Rabu kemarin.

Berdasarkan hasil validasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solsel, dampak kerusakan gempa di daerah itu telah menyebabkan sebanyak 1.069 rumah warga dan 94 unit fasilitas umum yang rusak. Untuk rumah, 11 unit di antaranya rusak berat, 38 unit rusak ringan dan 1.020 unit rusak ringan. Kerugian yang dialami mencapai Rp28,19 miliar.

“Estimasi kerugian dari kerusakan yang ditimbulkan ini telah dihitung berdasarkan kajian teknis melibatkan pihak berwenang dan dapat di pertanggungjawabkan. Namun demikian, hasil validasi ini juga akan diverifikasi ulang kembali nantinya,” kata Kalaksa BPBD Solsel, Johny Hasan Basri.

Sedangkan untuk korban, lanjutnya, sebanyak 4.127 jiwa yang terangkum dalam 1.121 Kepala Keluarga terdampak gempa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.066 jiwa masih mengungsi. Tersebar pada empat nagari. Yakni, di nagari Sungaikunyit Kunyit, sebanyak 899 warga. Di nagari Sungaikunyit Barat, 61 orang. Di Talunan Maju 98 orang dan di Bidar Alam ada 8 orang.

Pengungsi itu, sebutnya, masih memerlukan bantuan logistik dan tenda. Sementara itu, gempa susulan masih terjadi dengan intensitas kecil. Berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG pusat, dampak gempa tidak signifikan dan telah menunjukkan tren menurun. Namun demikian, kata Johny, rumah-rumah warga yang rusak berat dan sedang tetap berpotensi mengancam keselamatan penghuninya dan perlu segera dilaksanakan recovery.

Selain itu, kehidupan dan penghidupan masyarakat terdampak bencana masih terganggu. “Kehidupan masyarakat belum sepenuhnya pulih karena sebagian besar warga masih mengungsi di tenda-tenda. Warga juga masih trauma dari gempa bumi dan ancaman kerusakan rumah. Lalu, belum tercukupinya kebutuhan tenda untuk para pengungsi. Pemulihan ini menjadi tugas selanjutnya pada masa transisi,” katanya. (rls/Mzaki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *