BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Tak Senang Perjalanan Terhambat, Seorang Pria Todongkan Air Softgun

SIJUNJUNG, payakumbuhpos.com – Kepolisian Sektor Koto VII berhasil mengamankan seorang pria yang dilaporkan telah melakukan tindakan pengancaman menggunakan Air Softgun.

Menurut Kapolsek Koto VII Iptu Yuliza Herman, pria tersebut telah mengancam seorang petugas Lapas Narkotika Kelas III Sawahlunto.

“Kejadiannya berawal ketika korban yang merupakan petugas Lapas Narkotika Sawahlunto mengendarai sepeda motor dari arah Tanjung Ampalu untuk pergi dinas ke Sawahlunto, sampai di lokasi kejadian di Nagari Pamuatan, korban berhenti karena jalanan macet disebabkan ada rumah duka yang sedang ramai dikunjungi warga.

Kemudian dari arah berlawanan datang mobil Toyota Avanza dan mengklakson korban dengan keras, karena jalanan sempit korban tidak bisa bergerak dan akhirnya terjadi perselisihan” jelas Iptu Yuliza Herman saat dimintai keterangan pada Selasa (16/12)

Akhirnya pelaku turun dari mobilnya dan menodongkan Air Softgun ke arah kepala korban sambil mengancam korban.

Korban yang merasa kuatir kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Koto VII dan pihak kepolisian akhirnya berhasil mendapatkan identitas pelaku untuk segera mengamankannya.

Diketahui pelaku adalah YH (47), warga Jorong Pasar Tanjung Ampalu, Nagari Limo Koto, Kecamatan Koto VII.

“Namun karena lokasi kejadian berada di wilayah hukum Polsek IV Nagari, kasus ini diserahkan kepada penyidik Polres Sijunjung untuk proses lebih lanjut” pungkas Kapolsek.( Age )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *