BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Tak Benar, Pemko Padang Panjang Abaikan Pasar Baru

PAYAKUMBUHPOS.Com – Pemko Padang Panjang menegaskan sikapnya tidak akan mengabaikan segala bentuk permasalahan yang menimpa pasar baru, termasuk dalam hal nasib para pedagang.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Kota Padang Panjang Sonny Budaya Putra di depan Rapat Gabungan Anggota DPRD padang Panjang, Jumat (9/8).

Persoalan pasar menjadi salah satu sorotan dari anggota dewan saat rapat gabungan Komisi I ,II dan III DPRD dengan Pemko Padang Panjang, Jumat (9/8). DPRD meminta pemerintah selalu hadir dan responsif terhadap keluhan para pedagang Pasar Pusat Padang Panjang.

Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, AP, M. Si menjelaskan sebenarnya Pemko sangat menaruh perhatian dan responsif terhadap keluhan para pedagang.

Sebagai salah satu bentuk respon terhadap keluhan yaitu terkait akses jalan di Blok C Pasar Pusat Padang Panjang Khatib Sulaiman yang diminta oleh pedagang.

” Saat ini sedang ada proses tender. Tidak perlu menunggu 2020 karena Ini sudah berjalan,” ungkap Sekdako Sonny Budaya Putra.

Dengan dibukanya akses jalan di Blok C itu diharapkan transaksi jual beli semakin meningkat.

Terkait kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pasar, dijelaskan Sekdako Sonny Budaya Putra, bahwa dalam dua bulan ini sudah sekian kali Walikota hadir di Pasar Pusat Padang Panjang secara non formal. Dalam forum forum tertentu masalah pasar ini selalu menjadi topik.

Bahkan saat ini Pemerintah Kota Padang Panjang telah melakukan survey pendataan aktivitas pedagang yang tidak sesuai harapan untuk dicarikan solusinya.

Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA, Dt .Paduko Malano sudah memerintahkan kepada pegawai untuk melakukan transaksi di Pasar Pusat Padang Panjang.

“Ini juga salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pasar, meski sentuhannya tidak terlalu banyak diungkap,” Sekdako Sonny Budaya Putra.

Lebih lanjut kebijakan yang diberlakukan Pemko saat ini, para pedagang hanya membayar hak sewa dan tarif listrik sesuai pemakaian. Tidak ada lagi biaya biaya lain.

Saat rapat tersebut Wakil Walikota Drs. Asrul meminta Sekdako Sonny Budaya Putra menambahkan penjelasan dari sejumlah pertanyaan anggota dewan terkait masalah pasar dan persoalan lainnya.

“Setiap bulan nantinya akan ada Car Free Day di Pasar. Dari situ nantinya ASN bisa berbelanja di Pasar Padang Panjang,” kata Wakil Walikota Drs. Asrul.

Rapat dihadiri seluruh Kepada OPD dan sejumlah pejabat Pemko terkait. (Kom/Hrs/awe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *