BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Tak Benar, Pemko Padang Panjang Abaikan Pasar Baru

PAYAKUMBUHPOS.Com – Pemko Padang Panjang menegaskan sikapnya tidak akan mengabaikan segala bentuk permasalahan yang menimpa pasar baru, termasuk dalam hal nasib para pedagang.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Kota Padang Panjang Sonny Budaya Putra di depan Rapat Gabungan Anggota DPRD padang Panjang, Jumat (9/8).

Persoalan pasar menjadi salah satu sorotan dari anggota dewan saat rapat gabungan Komisi I ,II dan III DPRD dengan Pemko Padang Panjang, Jumat (9/8). DPRD meminta pemerintah selalu hadir dan responsif terhadap keluhan para pedagang Pasar Pusat Padang Panjang.

Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, AP, M. Si menjelaskan sebenarnya Pemko sangat menaruh perhatian dan responsif terhadap keluhan para pedagang.

Sebagai salah satu bentuk respon terhadap keluhan yaitu terkait akses jalan di Blok C Pasar Pusat Padang Panjang Khatib Sulaiman yang diminta oleh pedagang.

” Saat ini sedang ada proses tender. Tidak perlu menunggu 2020 karena Ini sudah berjalan,” ungkap Sekdako Sonny Budaya Putra.

Dengan dibukanya akses jalan di Blok C itu diharapkan transaksi jual beli semakin meningkat.

Terkait kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pasar, dijelaskan Sekdako Sonny Budaya Putra, bahwa dalam dua bulan ini sudah sekian kali Walikota hadir di Pasar Pusat Padang Panjang secara non formal. Dalam forum forum tertentu masalah pasar ini selalu menjadi topik.

Bahkan saat ini Pemerintah Kota Padang Panjang telah melakukan survey pendataan aktivitas pedagang yang tidak sesuai harapan untuk dicarikan solusinya.

Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA, Dt .Paduko Malano sudah memerintahkan kepada pegawai untuk melakukan transaksi di Pasar Pusat Padang Panjang.

“Ini juga salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pasar, meski sentuhannya tidak terlalu banyak diungkap,” Sekdako Sonny Budaya Putra.

Lebih lanjut kebijakan yang diberlakukan Pemko saat ini, para pedagang hanya membayar hak sewa dan tarif listrik sesuai pemakaian. Tidak ada lagi biaya biaya lain.

Saat rapat tersebut Wakil Walikota Drs. Asrul meminta Sekdako Sonny Budaya Putra menambahkan penjelasan dari sejumlah pertanyaan anggota dewan terkait masalah pasar dan persoalan lainnya.

“Setiap bulan nantinya akan ada Car Free Day di Pasar. Dari situ nantinya ASN bisa berbelanja di Pasar Padang Panjang,” kata Wakil Walikota Drs. Asrul.

Rapat dihadiri seluruh Kepada OPD dan sejumlah pejabat Pemko terkait. (Kom/Hrs/awe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *