Tak Benar, Pemko Padang Panjang Abaikan Pasar Baru
PAYAKUMBUHPOS.Com – Pemko Padang Panjang menegaskan sikapnya tidak akan mengabaikan segala bentuk permasalahan yang menimpa pasar baru, termasuk dalam hal nasib para pedagang.
Penegasan itu disampaikan Sekretaris Kota Padang Panjang Sonny Budaya Putra di depan Rapat Gabungan Anggota DPRD padang Panjang, Jumat (9/8).
Persoalan pasar menjadi salah satu sorotan dari anggota dewan saat rapat gabungan Komisi I ,II dan III DPRD dengan Pemko Padang Panjang, Jumat (9/8). DPRD meminta pemerintah selalu hadir dan responsif terhadap keluhan para pedagang Pasar Pusat Padang Panjang.
Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, AP, M. Si menjelaskan sebenarnya Pemko sangat menaruh perhatian dan responsif terhadap keluhan para pedagang.
Sebagai salah satu bentuk respon terhadap keluhan yaitu terkait akses jalan di Blok C Pasar Pusat Padang Panjang Khatib Sulaiman yang diminta oleh pedagang.
” Saat ini sedang ada proses tender. Tidak perlu menunggu 2020 karena Ini sudah berjalan,” ungkap Sekdako Sonny Budaya Putra.
Dengan dibukanya akses jalan di Blok C itu diharapkan transaksi jual beli semakin meningkat.
Terkait kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pasar, dijelaskan Sekdako Sonny Budaya Putra, bahwa dalam dua bulan ini sudah sekian kali Walikota hadir di Pasar Pusat Padang Panjang secara non formal. Dalam forum forum tertentu masalah pasar ini selalu menjadi topik.
Bahkan saat ini Pemerintah Kota Padang Panjang telah melakukan survey pendataan aktivitas pedagang yang tidak sesuai harapan untuk dicarikan solusinya.
Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA, Dt .Paduko Malano sudah memerintahkan kepada pegawai untuk melakukan transaksi di Pasar Pusat Padang Panjang.
“Ini juga salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pasar, meski sentuhannya tidak terlalu banyak diungkap,” Sekdako Sonny Budaya Putra.
Lebih lanjut kebijakan yang diberlakukan Pemko saat ini, para pedagang hanya membayar hak sewa dan tarif listrik sesuai pemakaian. Tidak ada lagi biaya biaya lain.
Saat rapat tersebut Wakil Walikota Drs. Asrul meminta Sekdako Sonny Budaya Putra menambahkan penjelasan dari sejumlah pertanyaan anggota dewan terkait masalah pasar dan persoalan lainnya.
“Setiap bulan nantinya akan ada Car Free Day di Pasar. Dari situ nantinya ASN bisa berbelanja di Pasar Padang Panjang,” kata Wakil Walikota Drs. Asrul.
Rapat dihadiri seluruh Kepada OPD dan sejumlah pejabat Pemko terkait. (Kom/Hrs/awe)











