BERITA UTAMA

Pelepasan dan Perpisahan Kelas VI SD Plus Muhammadiyah Diwarnai Ketua LKAAM Payakumbuh

  Teks foto: Ketua LKAAM Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam kepada 61 siswa kelas VI SD Plus Muhammadiyah Payakumbuh...
BERITA UTAMA

Bintang Utama Bantai KBS di LJP

Teks foto: SSB KBS dibantai SSB Bintang Utama dengan skor 0-6, di lapangan kelurahan Koto Baru, kecamatan Payakumbuh Timur, Jumat...
BERITA UTAMA

Bukti Rasa Syukur, Masyarakat Sijunjung Gelar Tradisi Bakaua Adat di Los Tobek

Sijunjung,Payakumbuhpos - Bakaua Adat adalah sebentuk tradisi yang ada dimasyarakat Minang Kabau, khususnya Kabupaten Sijunjung sebagai bentuk rasa syukur kepada...
BERITA UTAMA

DPD Pappri Sumbar Himpun Dana Bencana Alam Sumatera Barat

Teks foto: Kru Pappri Sumbar ikut sakaki menghimpun pencarian dana bencana alam Sumatera Barat.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Pasca...
BERITA UTAMA

Disorot Fraksi Golkar, Habiskan APBD Rp1,5 M, Kini Incinerator Sudah Menjadi Besi Tua

Teks foto: Wirman Putra-Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD kota Payakumbuh.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh--- Gaung kasus incinerator di RSUD...
WISATA  

Simpatisan ISIS Asal Depok Ditangkap di Sumbar

Firman Hidayat

PADANG, payakumbuhpos.com– Firman Hidayat (40), warga Kemirimuka Beji, Depok, Jawa Barat, terduga teroris simpatisan berafiliasi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) diamankan Polda Sumatera Barat di bengkel motor di Pasar Jumat Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat Selasa (22/5/2018).

Firman Hidayat diamankan karena diduga menjadi simpatisan ISIS yang viral di berbagai media sosial belakangan. Dia diamankan di bengkel motor di Pasar Jumat Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

“Pada saat ini Firman Hidayat diamankan oleh pihak Polres Sijunjung guna dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar Kapolres Sijunjung, AKBP Imran Amir kepada wartawan.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Syamsi sempat membantah bahwa ada informasi yang mengatakan bahwa pelaku aksi teror masuk ke Sumatera Barat.

“Kita belum tahu pasti itu benar dari mana asal usul foto dan informasi tersebut. Yang jelas saat ini kita tetap waspada,” tuturnya.

Menurut informasi, pada tahun 2014, Polres Kota Depok pernah memulangkan Firman Hidayat Silalahi (36) ke keluarganya. Warga Depok pengidola organisasi terlarang Negara Islam Irak dan Suriah ini sebelumnya ditangkap karena memiliki atribut ISIS.

Sejak ditangkap Jumat (22/8/2014) dini hari hingga pukul 19.10 WIB, Firman menjalani pemeriksaan aparat Polresta Depok dengan didampingi ayahnya. Meski dipulangkan, kepolisian tetap memantau gerak-gerik Firman.

Firman diamankan polisi dari rumahnya di Jalan STM Mandiri, RT 4/9, Kemiri Muka, Beji, Depok. Firman ditangkap berdasarkan adanya laporan masyarakat yang mencurigai Firman terlibat kelompok radikal ISIS.

Selama pemeriksaan, Firman mengaku pernah ke Ambon tahun 2001 saat ada kerusuhan di sana. Lantaran tidak betah di Ambon, Firman pergi ke Aceh. Di sana ia ikut dengan orangtuanya, sebagai perantau dan bekerja honorer. Polisi menyita satu bendera ISIS, tiga bendera kaligrafi tauhid, laptop Lenovo berikut mousenya, satu rompi air soft gun, serta sejumlah stiker Daulatul Islam Baaqiyah dan KTP milik Firman
(Tata Tanur)

sumber-kabarpolisi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *