BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Silaturahmi PDIP – Gerindra Tersirat Duetkan Jokowi-Prabowo di 2024

JAKARTA – Pertemuan Partai Gerindra dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berlangsung di Kantor Dewan Pimpinan Pusat PDIP, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/8/2021) siang.

Dipimpin oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ahmad Muzani, jajaran DPP Gerindra menemui jajaran DPP PDIP yang dipimpin Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Dalam sebuah ruangan dengan LED screen besar, PDIP menjamu Gerindra. Muzani duduk disamping Hasto, sementara masing-masing jajaran duduk berhadap-hadapan.

Muzani menyatakan pertemuan ini tercipta sebagai tindak lanjut pembicaraan tak langsung antara dirinya dengan Hasto beberapa waktu lalu.

“Pertemuan kita ini sebenarnya adalah pertemuan tindak lanjut dari pembicaraan secara tidak langsung antara kami, mas Hasto dan saya, beberapa waktu lalu. Terkait perlunya diantara pimpinan partai untuk saling ketemu, saling bersilaturahmi, untuk bertukar dan berpikir tentang banyak hal, bangsa, negara dan masyarakat,” ujar Muzani, saat memberikan sambutan di lokasi, Selasa (24/8).

“Karena dalam situasi seperti ini, negara, bangsa, bahkan pemerintah memerlukan dukungan yang besar dari semua kekuatan dan komponen parpol agar langkah yang dilakukan oleh pemerintah bisa dilakukan dengan baik dan benar,” imbuhnya.

Sementara itu, Hasto mengatakan sang ketua umum yakni Megawati Soekarnoputri menyinggung persahabatan antara PDIP dengan Gerindra, setelah mengetahui akan ada silaturahmi dengan partai besutan Prabowo tersebut.

“Beliau (Megawati) menegaskan bagaimana persahabatan dengan pak Prabowo merupakan persahabatan yang benar-benar mencitakan bagaimana Indonesia dibangun, mendayagunakan seluruh gotong royong nasional. Sehingga kita semakin berdaulat berdikari dan berkepribadian dalam kebudayaan,” kata Hasto.

Indikasi Bahas Duet Jokowi-Prabowo di 2024

Dari perbincangan Hasto dan Muzani, seolah-olah ada makna tersirat bahwa kedua partai tersebut dapat kembali bekerjasama di kontestasi politik ke depan.

Salah satunya kemungkinan menduetkan Jokowi-Prabowo di 2024.

Hasto, yang mewakili PDIP, tak segan mengatakan kunjungan Gerindra kali ini mengingatkan memori kala duet PDIP-Gerindra terjadi pada 2009 silam.

Diketahui, PDIP dan Gerindra berduet maju dalam Pilpres 2009 dengan mengusung Megawati dan Prabowo sebagai Capres-cawapres. “Saya pribadi dengan kunjungan ini langsung bernostalgia pada tahun 2009 lalu, pasangan Megawati-Prabowo. Saat itu kita bekerja sama dan kita belajar dari sejarah itu,” kata Hasto.

Bahkan setelah memperkenalkan jajaran DPP PDIP yang hadir untuk menyambut Gerindra, Hasto menegaskan kunjungan ini sangatlah penting bagi kedua belah pihak. “Jadi ini bukan kunjungan biasa, meskipun ini hanya silaturahim politik tetapi sangat penting,” kata Hasto.

Di sisi lain, Muzani mengungkap betapa gembiranya jajaran DPP Partai Gerindra dapat bersilaturahmi dan menginjakkan kaki di Kantor DPP PDIP.

Sanjungan pun disampaikan Muzani terkait betapa bagus dan mewahnya kantor ‘Banteng’. Muzani juga mengharapkan agar kunjungan Gerindra ke PDIP kali ini bukanlah untuk yang terakhir kalinya. Bahkan dia menyebut keinginan Gerindra untuk ‘sering’ berada di kantor DPP PDIP.

“Terus terang buat kami dan saya juga, inilah injakan kaki pertama kami di kantor DPP PDIP. Kami berharap ini bukanlah injakan kaki kami yang terakhir dan kami akan sering menginjakkan kaki di tempat ini bersama-sama,” kata Muzani, diiringi tepuk tangan dan tawa seluruh orang yang hadir.

Pertemuan Berlangsung Tertutup

Pembicaraan antara Gerindra dan PDIP digelar secara terbatas atau tertutup bagi media. Sekira satu jam lebih pembicaraan tertutup itu dilakukan. Akan tetapi, setelah pertemuan selesai dilakukan, Hasto sempat menyatakan ada pembicaraan perihal pemilu 2024.”Berkaitan dengan Pemilu 2024, ya tadi kita bahas dalam ruang yang tertutup,” kata Hasto.

Sementara Muzani menegaskan pihaknya membahas beberapa hal dengan PDIP. Salah satunya terkait dukungan Gerindra kepada pemerintah guna menangani pandemi Covid-19. (Aulia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *