BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Seorang Pensiunan Diduga Cabuli Dua Bocah di Padang

Ilustrasi

PADANG – Seorang lelaki pensiunan dan dikabarkan menjadi caleg di Pemilu 2019, terpaksa berurusan dengan polisi di Padang, Sumatera Barat. Dan ia kini diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polresta Padang, dalam perkara perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Tersangka ini diamankan di Simpang Kuranji, Kecamatan Kuranji, Padang, pada Selasa (19/2), sekitar 23.30 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Edriyan Wiguna, Rabu (20/2) menyebutkan, identitas tersangka yang diamakan dalam kasus cabul tersebut berinisial YR (57), pensiunan PT Telkom, dan beralamat Komplek Monang, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Padang.

Edriyan katakan, penangkapan YR ini, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/2177/K/X/2018/SPKT Unit III, tanggal 11 Oktober 2018. Sesuai dengan Pasal 81 ayat (1) dan ayat (4) Jo Pasal 82 ayat (1) dan ayat (4) jo Pasal 76 E UU RI No.17 tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No.1 tahun 2016, tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No.23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang.

“Kami menangkap tersangka ini, karena ada laporan dari orang tua korban bahwa anaknya berumur 11 tahun dan 8 tahun dicabuli oleh tersangka. Modus pencabulan, dengan diajak main ke rumahnya dan diajak jajan, dirayu, kemudian baru disetubuhi,”ujar Edriyan sebagaimana dilansir harianhaluancom.

“Untuk pelapor kejadian ini kepada kami, yaitu atas inisial E (48) pekerjaan rumah tangga, yang beralamat di jalan Petenggangan, Kelurahan Air Tawar, Kecamatan Padang Utara, Padang,” katanya lagi.

Dikatakan Edriyan, untuk korbannya pada kejadian ini, ada dua orang korban, yang pertama berinisial EK (11) berstatus masih pelajar dan AG (9) juga berstatus pelajar.

Lebih lanjut ia mengatakan, karena perbuatan pelaku ini, ia dikenakan dengan undang-undang perlindungan anak dengan ancamannya 10 tahun penjara.

Informasi yang dihimpun, tersangka merupakan seorang Calon Legislatif (Caleg) di Kota Padang. Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan soal identitasnya sebagai calon wakil rakyat tersebut.

“Sekarang masih dalam penyelidikan dulu,” katanya Edriyan. (editor)

Sumber HARIANHALUAN.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *