BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Seorang Bayi Ditemukan di Pinggir Jalan Kelok Aro, Saruaso, Tanah Datar.

Payakumbuhpos.com – Seorang bayi ditemukan tergeletak di pinggir jalan Kelok Aro Jorong Saruaso Barat Nagari Saruaso, Kec. Tanjung Emas, Kab. Tanah Datar, Selasa (22/10) sekitar pukul 14.15.

Kuat dugaan, bayi bertubuh gempal itu sengaja ditinggalkan ibu atau bapaknya oleh akibat sesuatu hal yang lazim dalam kasus pembuangan bayi.

Bayi malang ini pertama ditemukan oleh warga Padang Gantiang bernama Nofrizal. Saat itu dia dalam perjalanan dari Batusangkar menuju Padang Ganting.

Ketika hendak buang air kecil dipinggir jalan tersebut,  dia terdengar suara tangis bayi. Lalu Nofrizal mendekati sumber suara dan ternyata ada seorang bayi yang dibungkus kain panjang warna coklat yang diletakan di tanah.

Nofrizal kemudian menyetop Gustiwan yang sedang mengendarai sepeda motor dan menceritakan penemuan bayi tersebut.

Keduanya kemudian mengambil inisiatif melaporkan penemuan bayi tersebut kepada polisi. Tak lama kemudian datang personil Polsek Tanjung Emas Bripka Fauzi ke TKP dan membawa bayi ke Puskesmas Tanjung Emas guna mendapat perawatan.

Atas anjuran Bidan Devi tenaga medis Puskesmas, bayi tersebut di bawa ke Rumah  Sakit Umum Ali Hanafiah untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Tanjung Emas Iptu Afridal kepada Kasubag Humas Polres Tanah Datar Iptu Marjoni Usman, menjelaskan kasus pembuangan bayi ini sudah ditangani  Polsek Tanjung Emas bekerja sama dengan penyidik Polres Tanah Datar. (awe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *