BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Ketua IKK Joni Hendri Lepas Perantau Pulang Basamo

Payakumbuhpos.id|Jakarta - Salah satu sunnah dalam safar yang dianjurkan oleh syariat dan bisa meringankan kesusahan safar adalah melakukan safar di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional

Berkat Kepedulian Presiden RI Terpilih Prabowo Subianto, Perantau Suayan Tiba Dikampung Halaman

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota--- Perantau Suayan Jakarta sampai dikampung halaman (nagari Suayan), kecamatan Akabiluru, kabupaten Limapuluh Kota, disambut langsung Walinagari Suayan, Irwanul...
BERITA UTAMA

Safari Berbagai Daerah di Riau, Marta Uli Emmelia: UMKM Prioritas Utama Serikat Pekerja Kerah Biru

Jakarta - Ketua Bidang Ekonomi dan Bisnis Federasi Serikat Pekerja Kerah Biru (FSP Kerah Biru), Marta Uli Emmelia mengajak pekerja...
BERITA UTAMA

PAC Pasar Minggu Bersama BP2MI Sosialisasikan Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Teks foto; Ketua PAC Pasar Minggu, Musta'in (ist) JAKARTA - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Pasar Minggu yang...

Seorang Bayi Ditemukan di Pinggir Jalan Kelok Aro, Saruaso, Tanah Datar.

Payakumbuhpos.com – Seorang bayi ditemukan tergeletak di pinggir jalan Kelok Aro Jorong Saruaso Barat Nagari Saruaso, Kec. Tanjung Emas, Kab. Tanah Datar, Selasa (22/10) sekitar pukul 14.15.

Kuat dugaan, bayi bertubuh gempal itu sengaja ditinggalkan ibu atau bapaknya oleh akibat sesuatu hal yang lazim dalam kasus pembuangan bayi.

Bayi malang ini pertama ditemukan oleh warga Padang Gantiang bernama Nofrizal. Saat itu dia dalam perjalanan dari Batusangkar menuju Padang Ganting.

Ketika hendak buang air kecil dipinggir jalan tersebut,  dia terdengar suara tangis bayi. Lalu Nofrizal mendekati sumber suara dan ternyata ada seorang bayi yang dibungkus kain panjang warna coklat yang diletakan di tanah.

Nofrizal kemudian menyetop Gustiwan yang sedang mengendarai sepeda motor dan menceritakan penemuan bayi tersebut.

Keduanya kemudian mengambil inisiatif melaporkan penemuan bayi tersebut kepada polisi. Tak lama kemudian datang personil Polsek Tanjung Emas Bripka Fauzi ke TKP dan membawa bayi ke Puskesmas Tanjung Emas guna mendapat perawatan.

Atas anjuran Bidan Devi tenaga medis Puskesmas, bayi tersebut di bawa ke Rumah  Sakit Umum Ali Hanafiah untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Tanjung Emas Iptu Afridal kepada Kasubag Humas Polres Tanah Datar Iptu Marjoni Usman, menjelaskan kasus pembuangan bayi ini sudah ditangani  Polsek Tanjung Emas bekerja sama dengan penyidik Polres Tanah Datar. (awe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *