BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Semua PNS Bukittinggi Pasang Gambar Wako Erman Safar “Tidak Loyal Adalah Bibit Seorang Pengkhianat”

Herman Safar

Bukittinggi – Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko Bukittinggi serentak mengganti foto profil media sosial mereka dengan gambar Wali Kota Erman Safar.

Dalam gambar yang seragam itu terdapat tulisan “Tidak loyal adalah bibit seorang pengkhianat.” Tidak hanya di WhatsApp, pemakaian gambar itu juga dilakukan pegawai di Facebook dan Instagram mereka.

Sontak, tindakan para PNS tersebut langsung jadid perbincangan. Ada yang mengapresiasi, tapi tidak sedikit pula yang mencibir.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako Bukittinggi, Yulman Yudhistira yang turut serta mengganti foto profil WhatsApp dengan gambar itu, mengaku sebagai bentuk dukungan kepada pimpinan.

“Ini bentuk dukungan kami sebagai ASN satu gerak dengan Pak Wali Kota,” katanya.

Yulman berharap dengan langkah sederhana itu bisa menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Kota Bukittinggi.

“Ini wujud bahwa kami tidak ingin lagi ada perbedaan yang beraroma negatif di Kota Bukittinggi. Kami sebagai pelayan masyarakat ingin membantu pimpinan mewujudukan visi misinya,” ujar Yulman.

Pemerhati komunikasi, Rifa Yanas berpendapat adanya tindakan di kalanganan pegawai Pemko Bukittinggi tersebut jelas untuk membangun citra.

Soal pesan yang ingin disampaikan oleh Pemko Bukittinggi tentang kata-kata loyalitas dalam bingkai foto Wali Kota, menurutnya berpotensi memunculkan beragam persepsi. (*/PK/Melita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *