BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Seluruh SD-SMP Negeri Se- Kota Bukittinggi Terapkan BAM, dan 4 Muatan Agama

Bukittinggi, Payakumbuhpos,id, Kamis,(30/05/2024)– Pemerintah Kota Bukittinggi tahun ajaran 2023/2024 ini kembali menerapkan muatan lokal bagi pelajar SD dan SMP Negeri. Penerapan lima muatan lokal tersebut, BAM, Agidah Akhlak, Figih, Bahasa Arab dan sejarah Islam.

Untuk memberikan materi muatan lokal khusus Budaya Adat Minangkabau (BAM), Pemko Bukittinggi berkolaborasi dengan Niniak Mamak, Tokoh Adat dan Bundo Kanduang. Bagaimana para pelajar diberikan materi tentang adat budaya Minangkabau, seperti, Kato Nan Ampek, Sumbang Duo Baleh dan panitahan.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, tahun 2024 ini Pemerintah Kota Bukittinggi kembali menerapkan lima muatan lokal yakni, BAM, Agidah Akhlag, Figih, Bahasa Arab dan Sejarah Islam. Kelima muatan lokal itu diberikan untuk membekali generasi muda Bukittinggi dengan kekuatan iman yang dibalut dengan adat budaya Minangkabau yang sejalan dengan Agama Islam.

“InsyaAllah, tahun ajaran 2023/2024 ini, penambahan muatan lokal pada pelajar SD dan SMP Negeri, tetap kita berikan. Kita juga tengah upayakan bagaimana setiap sekolah swasta di Bukittinggi juga terapkan muatan lokal ini. Disdikbud kita, sedang upayakan itu, dengan mengurus data pokok pendidikan (dapodik) ke Kementrian. Semoga ini berjalan lancar, sehingga Bukittinggi menjadi satu satunya daerah di Sumbar yang terapkan muatan lokal di SD, SMP negeri dan swasta,” jelasnya.

Pemko Bukittinggi telah memulai menerapkan muatan lokal Budaya Adat Minangkabau (BAM), Agidah Akhlag, Figih, Bahasa Arab dan Sejarah Islam, bagi pelajar SD dan SMP negeri sejak tahun ajaran 2021/2022 lalu. Program inisiatif Wali Kota Erman Safar, yang dapat penilaian positif dari masyarakat ini, terus dilanjutkan pada tahun ajaran 2022/2023 dan 2023/2024.

“Penambahan lima muatan lokal ini, pada prinsipnya diberikan untuk membekali generasi muda dengan adat dan agama, sekaligus untuk melestarikan kearifan lokal, yang tentunya akan bermanfaat pada diri mereka dalam menghadapi masa depan,” tegas Wako.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *