BERITA UTAMA

Bintang Utama Bantai KBS di LJP

Teks foto: SSB KBS dibantai SSB Bintang Utama dengan skor 0-6, di lapangan kelurahan Koto Baru, kecamatan Payakumbuh Timur, Jumat...
BERITA UTAMA

Bukti Rasa Syukur, Masyarakat Sijunjung Gelar Tradisi Bakaua Adat di Los Tobek

Sijunjung,Payakumbuhpos - Bakaua Adat adalah sebentuk tradisi yang ada dimasyarakat Minang Kabau, khususnya Kabupaten Sijunjung sebagai bentuk rasa syukur kepada...
BERITA UTAMA

DPD Pappri Sumbar Himpun Dana Bencana Alam Sumatera Barat

Teks foto: Kru Pappri Sumbar ikut sakaki menghimpun pencarian dana bencana alam Sumatera Barat.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Pasca...
BERITA UTAMA

Disorot Fraksi Golkar, Habiskan APBD Rp1,5 M, Kini Incinerator Sudah Menjadi Besi Tua

Teks foto: Wirman Putra-Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD kota Payakumbuh.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh--- Gaung kasus incinerator di RSUD...
BERITA UTAMA

Lulus di ITB Lewat Jalur Undangan, YB. Dt. Parmato Alam Salurkan Bea Siswa

Teks foto: Yendri Bondra Dt. Parmato Alam salurkan bantuan bea siswa kepada Ranji Andiko yang lulus di ITB Bandung lewat...

Seluruh SD-SMP Negeri Se- Kota Bukittinggi Terapkan BAM, dan 4 Muatan Agama

Bukittinggi, Payakumbuhpos,id, Kamis,(30/05/2024)– Pemerintah Kota Bukittinggi tahun ajaran 2023/2024 ini kembali menerapkan muatan lokal bagi pelajar SD dan SMP Negeri. Penerapan lima muatan lokal tersebut, BAM, Agidah Akhlak, Figih, Bahasa Arab dan sejarah Islam.

Untuk memberikan materi muatan lokal khusus Budaya Adat Minangkabau (BAM), Pemko Bukittinggi berkolaborasi dengan Niniak Mamak, Tokoh Adat dan Bundo Kanduang. Bagaimana para pelajar diberikan materi tentang adat budaya Minangkabau, seperti, Kato Nan Ampek, Sumbang Duo Baleh dan panitahan.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, tahun 2024 ini Pemerintah Kota Bukittinggi kembali menerapkan lima muatan lokal yakni, BAM, Agidah Akhlag, Figih, Bahasa Arab dan Sejarah Islam. Kelima muatan lokal itu diberikan untuk membekali generasi muda Bukittinggi dengan kekuatan iman yang dibalut dengan adat budaya Minangkabau yang sejalan dengan Agama Islam.

“InsyaAllah, tahun ajaran 2023/2024 ini, penambahan muatan lokal pada pelajar SD dan SMP Negeri, tetap kita berikan. Kita juga tengah upayakan bagaimana setiap sekolah swasta di Bukittinggi juga terapkan muatan lokal ini. Disdikbud kita, sedang upayakan itu, dengan mengurus data pokok pendidikan (dapodik) ke Kementrian. Semoga ini berjalan lancar, sehingga Bukittinggi menjadi satu satunya daerah di Sumbar yang terapkan muatan lokal di SD, SMP negeri dan swasta,” jelasnya.

Pemko Bukittinggi telah memulai menerapkan muatan lokal Budaya Adat Minangkabau (BAM), Agidah Akhlag, Figih, Bahasa Arab dan Sejarah Islam, bagi pelajar SD dan SMP negeri sejak tahun ajaran 2021/2022 lalu. Program inisiatif Wali Kota Erman Safar, yang dapat penilaian positif dari masyarakat ini, terus dilanjutkan pada tahun ajaran 2022/2023 dan 2023/2024.

“Penambahan lima muatan lokal ini, pada prinsipnya diberikan untuk membekali generasi muda dengan adat dan agama, sekaligus untuk melestarikan kearifan lokal, yang tentunya akan bermanfaat pada diri mereka dalam menghadapi masa depan,” tegas Wako.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *