BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
WISATA  

Satu Orang Tewas Terbakar di Banuhampu

BUKITTINGGI – Peristiwa kebakaran di Agam, satu unit rumah semi permanen dan satu pondok kue hangus terbakar di Jorong Lukok, Nagari Kubang Putiah, Kecamatan Banuhampu, Jumat (13/7) pagi.

Kebakaran menyebabkan Nelwati (70) tewas terpanggang karena tidak dapat menyelamatkan diri.

Camat Banuhampu Afdal yang dikonfirmasi Singgalang mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 Wib. Saat itu rumah hanya dihuni oleh Nelwati dengan kondisi sedang sakit, sementara anggota keluarga sedang keluar rumah.

Tiba-tiba warga melihat ada asap disusul api yang membakar bagian dapur rumah tersebut. Melihat kejadian itu warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya dan ada juga diantara mereka yang menghubungi pemadam kebakaran.

Warga juga berusaha menyelamatkan nenek yang masih berada di dalam rumah tersebut, Namun usaha warga gagal karena api cepat membesar.

“Kalau dipaksakan mungkin akan bertambah korban karena api sudah membesar,”ujar Afdal.

Sementara petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi juga tidak dapat berbuat banyak karena saat petugas datang hampir semua bangunan itu sudah terbakar.

Setelah api padam petugas dan warga setempat langsung mencari korban lalu mengevakuasinya.

Akibat kejadian itu kerugian ditaksir sekitar Rp 400 juta karena tidak ada barang barang milik korban yang bisa diselamatkan.

Sementara Dinas Sosial menurut Afdal juga sudah mengirimkan bantuam berupa kebutuhan darurat. korban sendiri saat ini menginap di rumah saudaranya. (Lis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *