BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Satpol PP Kota Bukittinggi Menjaring 5 Orang yang Diduga LGBT

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, — Kembali Sat Pol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Bukittinggi, dibawah kepemimpinan Joni Feri, mengamankan 5 orang yang diduga LGBT. Razia Pekat yang dilakukan pada dini hari, Jum’at, (28/6).

“Terjaring sebanyak 5 orang yaitunya FZ, JS, MF, JF, SG dan 1 orang terduga PSK online inisial MK, ke enam terduga tersebut, menggunakan aplikasi online dan diamankan ditempat yg berbeda dikawasan Bukittinggi,” jelas Joni Feri.

“Penjaringan dilaksanakan sampai dengan pukul 04.00 wib dini hari, dan ke enam terduga sudah diamankan di mako Satpol PP untuk proses lebih lanjut,” pungkas Kasat Pol-PP Kota Bukittinggi.

Sesuai dengan perintah Walikota Bukittinggi, Erman Safar, SH untuk selalu melakukan kegiatan pemberantasan penyakit masyarakat ( pekat ) terfokus LGBT

Dan mengimbau ke masyarakat untuk yg memiliki tempat kost atau kontrakan agar lebih selektif dalam menerima orang karena sebagian besar LGBT di amankan ditempat2 kost dan kontrakan.

Dan kesemua pelaku yang terjaring tersebut yang merupakan penyakit masyarakat ini, diketahui bukan warga kota Bukittinggi.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *