BERITA UTAMA

Elang Zanura Harumkan Nama SMPN 1 Kecamatan Situjuh Limo Nagari di Tingkat Nasional

Teks foto: Elang Zanura- Siswa kelas 9 SMPN 1 kecamatan Situjuh Limo Nagari.       Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota---Raih...
BERITA UTAMA

Wulan Denura Ajak Warga Payakumbuh Melihat Sejarah Nenek Moyang Kita, Dulu Seperti Apa?

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota--- Pameran Festival Maek, kecamatan Bukik Barisan, kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dibuka langsung ketua DPRD Sumatera...
BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...

Satpol PP Kota Bukittinggi Menjaring 5 Orang yang Diduga LGBT

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, — Kembali Sat Pol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Bukittinggi, dibawah kepemimpinan Joni Feri, mengamankan 5 orang yang diduga LGBT. Razia Pekat yang dilakukan pada dini hari, Jum’at, (28/6).

“Terjaring sebanyak 5 orang yaitunya FZ, JS, MF, JF, SG dan 1 orang terduga PSK online inisial MK, ke enam terduga tersebut, menggunakan aplikasi online dan diamankan ditempat yg berbeda dikawasan Bukittinggi,” jelas Joni Feri.

“Penjaringan dilaksanakan sampai dengan pukul 04.00 wib dini hari, dan ke enam terduga sudah diamankan di mako Satpol PP untuk proses lebih lanjut,” pungkas Kasat Pol-PP Kota Bukittinggi.

Sesuai dengan perintah Walikota Bukittinggi, Erman Safar, SH untuk selalu melakukan kegiatan pemberantasan penyakit masyarakat ( pekat ) terfokus LGBT

Dan mengimbau ke masyarakat untuk yg memiliki tempat kost atau kontrakan agar lebih selektif dalam menerima orang karena sebagian besar LGBT di amankan ditempat2 kost dan kontrakan.

Dan kesemua pelaku yang terjaring tersebut yang merupakan penyakit masyarakat ini, diketahui bukan warga kota Bukittinggi.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *