BERITA UTAMA

Elang Zanura Harumkan Nama SMPN 1 Kecamatan Situjuh Limo Nagari di Tingkat Nasional

Teks foto: Elang Zanura- Siswa kelas 9 SMPN 1 kecamatan Situjuh Limo Nagari.       Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota---Raih...
BERITA UTAMA

Wulan Denura Ajak Warga Payakumbuh Melihat Sejarah Nenek Moyang Kita, Dulu Seperti Apa?

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota--- Pameran Festival Maek, kecamatan Bukik Barisan, kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dibuka langsung ketua DPRD Sumatera...
BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...

Ruas Jalan Solok Bio-Bio dan Simpang 4 Lubuak Batingkok Segera Diperbaiki

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota—Saking lajunya pertumbuhan ekonomi, di kabupaten Limapuluh Kota, menyebabkan beberapa ruas jalan sempit. Pada sektor infrastruktur itu direncanakan akan diperbaiki ruas jalan Solok Bio-bio dan simpang 4 Lubuak Batingkok. Kemudian pada sektor pariwisata juga akan dilaksanakan penataan kawasan Harau tahun 2025.

“Sedangkan untuk mencapai visi dan misi daerah harus tetap berfokus kepada agenda prioritas pembangunan daerah,”ujar bupati Safaruddin ketika membuka acara Musrenbang di aula Balai Penyuluh Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BP3K), Tanjungpati, Senin 22 April 2024.

Rencana pembangunan kabupaten Limapuluh Kota tahun 2025 tetap berpedoman kepada Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten Limapuluh Kota tahun 2021-2026.

Sesuai perda tersebut, visi daerah yakni “Mewujudkan Limapuluh Kota yang madani, beradat, dan berbudaya dalam kerangka adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah”, dicapai melalui lima misi yang dijabarkan dalam lima agenda prioritas pembangunan daerah.

Turut hadir sekretaris daerah Herman Azmar, anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj, Aida, SH, kepala perangkat daerah lingkup kabupaten Limapuluh Kota, unsur Forkopimca, Walinagari, kepala sekolah, kepala Puskesmas, tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan bundo kanduang lingkup kecamatan Harau.

Dalam sambutannya, bupati Safaruddin menjelaskan, bahwa lima agenda prioritas pembangunan daerah yang akan dilaksanakan untuk mencapai visi dan misi itu antara lain pembangunan masyarakat madani, peningkatan pembangunan IKK Sarilamak, pariwisata dan peningkatan ekonomi masyarakat, pengembangan pertanian dan perikanan menuju agribisnis, serta peningkatan pembangunan infrastruktur daerah.

Pembangunan masyarakat madani telah dilaksanakan melalui Perbup No. 33 tahun 2022 tentang pembangunan rumah tahfidz, penambahan muatan lokal Alqur’an dan adat budaya dalam kurikulum pendidikan, kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk pemberian asuransi ketenagakerjaan bagi gharim dan guru TPA, serta pengangkatan guru agama SD dan SMP melalui PPPK.

“Berkat langkah ini membuahkan hasil kabupaten Limapuluh Kota meraih juara umum MTQ tingkat Sumbar tahun 2023,”papar bupati.

“Dalam penataan IKK Sarilamak akan dibangun RSUD tahun 2025, pembangunan Islamic Center, serta dilakukan renovasi pada pasar Sarilamak kemudian dipindahkan sehingga lokasi yang sekarang akan dijadikan pusat oleh-oleh khas kabupaten Limapuluh Kota,”jelas Safaruddin.

Sementara itu, Camat Harau Jeki Mardonal berharap agenda prioritas pembangunan daerah yang sudah berjalan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sesuai tema Musrenbang “akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, didukung SDM, pelayanan publik dan infrastruktur daerah yang berkualitas”.

Selanjutnya, Ia menyampaikan tema pembangunan yang telah ditetapkan harus menjadi acuan bersama dalam setiap tahapan pembangunan, salah satu pendekatan dalam proses penyusunan RKPD adalah melalui pendekatan-bottom-up-dimana mekanismenya diatur dengan pelaksanaan Musrenbang di kecamatan.

“Saya minta kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Musrenbang ini, agar memberikan kontribusi yang optimal demi terwujudnya apa yang menjadi cita-cita kita bersama, dan saya yakin dengan upaya maksimal dan kerjasama yang baik dari kita semua apa yang menjadi cita-cita tersebut akan dapat terwujud,”ujarnya. (Mal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *