BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Riza Falepi : Kita Akan Segera Batasi Aktifitas Keluar Masuk Payakumbuh

Payakumbuhpos.com – Wali Kota Riza Falepi akan segera menutup Kota Payakumbuh untuk mengantisipasi masuknya Carrier atau orang yang berkemungkinan membawa Virus Corona (Covid) dari daerah luar Payakumbuh.

“Artinya aktifitas keluar-masuk Payakumbuh kita batasi, kita melihat kasus di Bukittinggi sudah ada 1, dan beberapa daerah lain di Sumbar sudah ada kasus positif Covid-19 nya,” kata Riza, Kamis (26/3).

Wali Kota Riza Falepi menyebut Carrier dari Corona ini menjadi kunci utama penyebaran Covid-19, karena umumnya pembawa Virus bisa jadi memiliki daya tahan tubuh sehingga tidak terdeteksi saat diperiksa oleh tim medis di perbatasan. Melihat hal ini, Riza menanggapi dengan serius dan tegas untuk memberlakukan hal itu.

Namun, mengingat Payakumbuh adalah kota perlintasan yang menghubungkan Riau dan Sumbar, maka Riza sudah berkoordinasi dengan Kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan untuk memberlakukan 1 jalur lintas saja, namun pengendara tidak boleh singgah di Payakumbuh.

“Kita harus melakukan ini, kita tidak ingin gambling dengan keamanan warga kita di Payakumbuh, intinya kita mau Kasus Covid-19 ini tetap zero sampai situasi kondusif,” tegas Riza.

Sampai saat ini, Riza sudah melarang aktifitas keramaian di kotanya, termasuk warga dilarang keluar rumah kalau tidak perlu, saat ini kondisi Payakumbuh masih belum ada Positif Covid-19.

“Kami harap masyarakat bisa koorperatif, kondisi saat ini darurat, ada banyak jiwa yang harus kita selamatkan,” harap Riza. (TT/humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *