BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Rezka Oktoberia Apresiasi Polres Payakumbuh Beserta Jajaran Karena Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Warga Batu Ampar

PAYAKUMBUH – Anggota Komisi II DPR RI Rezka Oktoberia dari Fraksi Partai Demokrat dapil Sumbar II, berikan apresiasi kepada Kapolres Payakumbuh, Kasat Reskrim beserta jajaran Sat Reskrim, hanya hitungan enam hari jajaran Sat Reskrim Polres Payakumbuh berhasil mengungkap kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan terjadinya pembunuhan orang tua paruh baya yang sempat menggegerkan masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota dan juga kota Payakumbuh.

Kepada wartawan Rezka Oktoberia mengatakan, “salut kepada kinerja Kapolres Payakumbuh AKBP. Wahyuni Sri dan Kasat Reskrim, AKP. Elvis serta Tim Opsnal Polres Payakumbuh yang sudah berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di nagari Batu Aampar, Kecamatan Akabiluru yang sempat misterius. Dibawah komando Kasat Reskrim AKP Elvis Susilo, tim opsnal Polres Payakumbuh berhasil menangkap satu orang tersangka,” kata anggota DPR RI dapil Sumbar II itu, Sabtu (26/08).

Rezka juga menyampaikan, kinerja Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Payakumbuh patut mendapatkan apresiasi karena sudah bekerja keras demi mengungkapkan keadilan bagi warganya.

Menurut dia, kinerja Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Payakumbuh tersebut sudah sangat baik karena telah memburu pelaku hingga ke kota Padang dan itu membuktikan komitmen kepolisian dalam mengungkap keadilan bagi masyarakat,” ujar Rezka Oktoberia.

Wanita asal Payakumbuh yang pernah di Komisi III DPR RI itu juga menilai bahwa apa yang telah ditunjukkan pihak Polres Payakumbuh bersama tim opsnal Sat Reskrim dalam pengungkapan kasus pembunuhan tersebut,merupakan bukti bahwa kepolisian setempat dengan sigap dapat mengungkap pelaku dan sekaligus menangkap nya patut di ajungi jempol,” ujar Srikandi yang tumbuh besar di depan Mako Polres Payakumbuh itu.

Rezka Oktoberia juga mengecam dan mengutuk keras kejadian ini,dan aturan apapun tak membolehkan kita menganiaya apalagi membunuh seseorang dan ini pelaku nya keponakan nya lagi,dan dalam hukum agama dan peraturan undang-undang yang berlaku di negara kita sangat tidak membolehkan menghilangkan nyawa seseorang,” ujar Srikandi Sumatra Barat itu.

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Payakumbuh, AKBP. Wahyuni Sri Lestari didampingi Kasat Reskrim, AKP. Elvis Susilo, KBO Satreskrim, IPTU. Hendra Gunawan, Kanit Reskrim, IPDA. Zuyu Gianto saat menggelar Pres Relis di Mapolres Payakumbuh Kawasan Labuah Silang Kecamatan Payakumbuh Barat, Jumat 25 Agustus 2023.

”Benar, kita sudah berhasil menangkap tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Tersangka R (35) Kita tangkap di Kota Padang di kawasan Taplau pada Kamis sekitar pukul 23.30 Wib,” kata Kapolres.

Disampaikan Kapolres, tersangka terpaksa ditembak di bagian betis kiri dan kanan karena mencoba melarikan diri dan melawan saat akan ditangkap oleh Tim yang juga dibantu Anggota Satreskrim Polresta Padang itu.

”Saat akan ditangkap, tersangka mencoba melarikan diri dan melawan kepada petugas, sehingga kita berikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan hingga terpaksa kita lumpuhkan,” ujar nya.

Hal senada juga dikatakan,AKP. Elvis Susilo bahwa tersangka R tega melakukan penganiayaan terhadap korban Nasir karena mengaku butuh uang sehingga nekad mencuri handphone milik korban Nasir

” Tersangka R nekad menghabisi nyawa korban karena tengah butuh uang sehingga mencuri handphone korban. Aksi penganiayaan dilakukan karena korban mengetahui aksi pencurian yang dilakukan oleh tersangka. Korban dipukul menggunakan potongan dahan kayu,” ucap Kasat Reskrim.

Sebelumnya diberitakan, Nasril ditemukan tewas dengan sejumlah luka di bagian kepala. Saat itu korban menggunakan baju kaos lengan pendek dan menggunakan celana panjang training. Sejumlah luka terbuka terdapat di bagian kepala korban. Selain itu juga terdapat sejumlah luka lebam di wajah korban.(Fajri. HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *