BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional PAYAKUMBUH TOKOH

Partai Demokrat Limapuluh Kota Buka Pendaftaran Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati

Teks foto: Partai Demokrat Limapuluh Kota Buka Pendadaftaran Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati, terhitung 2 April hingga 6 Mei.  ...
BERITA UTAMA

SMSI Luak 50 Gelar Halal Bihalal, Syafri Ario: Mari Rapatkan Barisan

Teks foto: Pengurus SMSI Luak 50 Payakumbuh - Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Luak Limopuluah menggelar halal bihalal pasca...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Keluarga Besar Kabua Saiyo Antusias Sambut Dr. Zulmaeta

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Keluarga besar Kabua Saiyo antusias sambut calon Walikota Payakumbuh Dr. Zulmaeta ketika manfaatkan momen idulfitri 1445 H GOR...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...

Respon Cepat Aspirasi Warga, Wako Riza Falepi Pimpin Razia Pekat

Payakumbuhpos.com – Wali Kota Riza Falepi turun langsung bersama Satpol PP Payakumbuh dalam penertiban kafe-kafe yang terindikasi berbau maksiat serta kafe yang dikabarkan warga memiliki wanita penghibur, Minggu (19/1) dini hari.

Hal ini dilakukan Wako Riza tidak hanya sebagai bentuk jawaban atas permintaan dari Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Payakumbuh yang membentangkan sebuah baliho besar di pagar halaman Mesjid Ansharullah pusat kota pada Sabtu (18/1) petang, yang berisikan pesan kepada pemerintah kota agar segera menertibkan dan menutup kafe kafe yang terindikasi maksiat dan tidak memiliki izin.

“Ini merupakan respon cepat kita atas aspirasi warga, serta sudah menjadi bagian dari komitmen kita juga sejak Payakumbuh mendeklarasikan diri sebagai kota anti penyakit masyarakat (pekat), 5 November 2018 lalu,” kata Riza Falepi.

Walikota dua periode itu didampingi Sekdako Rida Ananda beserta Kasatpol PP Devitra memimpin tim pada malam itu, hasilnya dua buah kafe yang terindikasi memiliki wanita pemandu karaoke serta berbau maksiat yakni Kafe Beranda serta Kafe Tambak Indah langsung diperintahkan untuk disegel.

Kepada pemilik, Wako Riza Falepi langsung mengatakan kedua kafe tersebut disegel dan tidak boleh beraktifitas lagi mulai malam itu juga. Dan Wako Riza memerintahkan Satpol PP untuk segera menyegel dan mencabut izin operasional kafe-kafe dan tempat hiburan lain seperti yang berada di bawah Mall pusat perbelanjaan Kota Payakumbuh serta Kawasan Simpang Benteng, karena terindikasi berbau maksiat.

Secara tegas, Riza Falepi mengatakan kegiatan ini murni menjawab aspirasi warganya. Bahkan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) saja diurusi apalagi yang berkaitan dengan penyakit masyarakat.

“Kalau ada yang mengkaitkan dengan politis, biarlah masyarakat yang menilai. Kita juga harapkan dukungan dari aparat penegak hukum. Kalaupun ada kafe-kafe tersebut yang disinyalir “dibekingi” oknum aparat, kita akan sampaikan ke pimpinannya. Karena sudah beberapa kali razia sebelumnya, yang tertangkap orangnya itu-itu juga,” pungkas Wako Riza.

Sementara itu Kasatpol PP Payakumbuh ketika dimintai keterangannya bahwa terkait dengan di jaringnya beberapa orang wanita di sebuah Cafe yang ada di Kota Payakumbuh mengatakan bahwa ada 4 orang wanita yang kita amankan.

“Empat orang wanita diamankan dari kafe tambak Sicincin, namun di Cafe Beranda simpang Ngalau sebenarnya juga sedang dipenuhi pengunjung dan beberapa orang perempuan. Di kafe ini karokenya cukup terbuka dan tidak punya kamar kamar. Jadi dilokasi ini pengunjung tidak diamankan tapi hanya diberikan pembinaan di tempat, “terang Devitra, Minggu sore 19 Januari 2020. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *