BERITA UTAMA

Pengurus Pusat Serikat Pekerja Kerah Biru Hadiri Sosialisasi Empat Pilar di Gedung Nusantara IV

Jakarta,- Pengurus Pusat Federasi Serikat Pekerja Kerah Biru-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia menghadiri undangan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) pada acara...
BERITA UTAMA

Marta Uli Emmelia: Empat Pilar Kebangsaan Sangat Diperlukan Dalam Kehidupan Bernegara

Teks foto; Ketua Bidang Ekonomi dan Bisnis FSP Kerah Biru-SPSI, Marta Uli Emmelia., Ketua MPR Bambang Soesatyo, dan Roderick Manna...
BERITA UTAMA

Pelepasan dan Perpisahan Kelas VI SD Plus Muhammadiyah Diwarnai Ketua LKAAM Payakumbuh

  Teks foto: Ketua LKAAM Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam kepada 61 siswa kelas VI SD Plus Muhammadiyah Payakumbuh...
BERITA UTAMA

Bintang Utama Bantai KBS di LJP

Teks foto: SSB KBS dibantai SSB Bintang Utama dengan skor 0-6, di lapangan kelurahan Koto Baru, kecamatan Payakumbuh Timur, Jumat...
BERITA UTAMA

Bukti Rasa Syukur, Masyarakat Sijunjung Gelar Tradisi Bakaua Adat di Los Tobek

Sijunjung,Payakumbuhpos - Bakaua Adat adalah sebentuk tradisi yang ada dimasyarakat Minang Kabau, khususnya Kabupaten Sijunjung sebagai bentuk rasa syukur kepada...

Remaja Aie Angek Tewas, Usai Konsumsi Alkohol Plus Kukubima

Polisi dan petugas medis di rumah duka.

PADANGPANJANG – Seorang remaja laki laki bernama Zulkifli,16 tahun, warga Jorong Koto Gadang, Aie Angek, kabupaten Tanah Datar meninggal secara mengenaskan, Rabu (12/3) di kediaman orang tuanya setelah mengkonsumsi sejenis alkohol bercampur air mineral dan minuman berenergi berlogo kukubima.

AKP Rita Suryanti, Kapolsek X Koto Polres Padang Panjang, menjelaskan kasus kematian sebagai efek penyalahgunaan minuman keras secara sembrono ini diketahui sehari setelah almarhum dan temannyo Yones, 16 thn, warga yang sama mengalami muntah muntah setelah mengkonsumsi minuman full energi tersebut.

Sehari sebelumnya, Selasa (12/3) sekitar pukul 21.00 WIB, kata Rita Suryanti, korban bersama temannya tadi, Yones pergi membeli alkohol di sebuah toko di depan mesjid Jihad Pasar Padang Panjang.
Setelah itu,  keduanya pergi ke daerah Gunung Ekor Lubuk. Di satu warung di daerah itu korban dan Yones membeli air mineral merek Aqua dan minuman penambah energi bermerek Kukubima.

Selanjutnya, jelas Kapolsek wanita ini, keduanya mengaduk alkohol, air mineral dan kukubima tersebut menjadi satu. Lalu meminumnya secara barengan.

Saat mengkonsumsi itu, keduanya masih segar begar. Baru setelah keduanya menuju pulang dan pas sampai di flay over Bukit Surungan, korban muntah muntah.

Saat sampai di kediaman orang tuanya almarhum,  jelas Rita masih terus muntah muntah. Dan terus muntah muntah sampai esok paginya,  Rabu (13/3).

Akhirnya, jelas Rita Suryanti, akibat terlalu banyak mengeluarkan cairan tubuh dari muntahnya,  sekitar pukul 13.00 WIB seperti mengalami dehidrasi yang terlihat dari tubuh korban yang kejang kejang. Tak lama setelah korban meninggal dunia secara mengenaskan.

Kapolres Padang Panjang (Papa) AKBP Cepi Noval, Sik Sutan Bagindo Rajo meminta orang tua mengawasi anak anaknya. Sebab ada kecendrungan salah yang dipraktekkan anak anak dalam tindakan mengkonsumsi minuman. Apalagi dengan campuran alkohol.

Menurut satu sumber, sebenarnya konsumsi minuman alkohol plus minuman energi ini sudah lama dilarang karena berpotensi membawa kematian. (awe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *