BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Randang Pikumbuah Tampil di Wolrd Expo 2020 Dubai

foto: Wawako Payakumbuh, Erwin Yunaz dan Menparekraf Sandiaga Uno

PAYAKUMBUH – Randang alias rendang buatan Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat dikabarkan tampil pada World Expo 2020 di Dubai (UEA) yang akan digelar hingga beberapa bulan ke depan.

Selain Randang, masih ada empat jenis masakan lain yang menjadi contoh dari cita rasa rempah-rempah asli Indonesia yang akan tampil di sana seperti Nasi Goreng, Sate Ayam, Soto, dan Gado-Gado.

Penunjukan lima jenis makanan ini pada World Expo, sekaligus menjadi media memperkenalkan bumbu dari rempah-rempah asli Indonesia.

Tampilnya makanan khas Minang Randang di pentas World Expo mendapat sambutan luar biasa dari Wakil Wali Kota Erwin Yunaz.

Dihadapan awak media, Selasa (2/11/2021), Erwin mengaku suprise dengan dibawanya Randang Ikosero ke World Expo 2020 di Dubai dengan topik Indonesia Spice Up The World.

Menurut Erwin, dengan dibawanya lima jenis makanan itu, termasuk Rendang oleh Menparekraf menjadi bukti kesungguhan akan capaian bahwa semua proses yang telah dilalui mendapat pengakuan secara nasional.

“Randang diikutkan sebagai produk yang mewakili 1 dari 5 produk yang dipajang disana, kesempatan bagi Randang untuk meningkatkan mendunia,” ujarnya.

Kata Erwin lagi, hal ini juga sebagai pembuktian bahwa semua yang dikelola dengan profesional dan terpola menghasilkan output yang baik pula.

Kota Payakumbuh mencatatkan dirinya, Randang sebagai city branding memberi dampak luar biasa bagi perkembangan IKM di kota ini.

“Kalau semua produk dikelola dengan baik dengan ilmu, maka akan berdampak pada kualitasnya juga, yang jelas kami merasakan bangga dengan Randang tampil di kancah dunia,” tukuk pria yang sering dipanggil Maestro Randang itu.

Selain itu, Kemenparekraf akan mengikutsertakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di kota tersebut dalam program pendampingan dan peningkatan kapasitas.

Adapun program tersebut termasuk pemasaran digital yang terintegrasi, memperluas ke lokapasar, konsultasi pengelolaan bisnis serta keuangan, bedah dan desain kemasan.

Dikutip dari kompas.com, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan Randang milik IKM tersebut memiliki nilai produksi dan daya saing yang tinggi serta siap jual.

Ia juga menyarankan agar produk tersebut dijadikan buah tangan atau bingkisan Lebaran karena kemasannya yang baik. (*)

Tata Tanur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *