BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Putra Lubuk Sikaping Ditunjuk Sebagai Pangkostrad


JAKARTA, payakumbuhpos.com –
Mutasi dan promosi jabatan kembali terjadi di tubuh TNI. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan perwira tinggi (pati). Salah satunya adalah jabatan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) yang ditinggalkan Jenderal Andika Perkasa yang telah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Posisi Pangkostrad akan dijabat oleh Mayjen TNI Besar Harto Karyawan. Saat ini Mayjen Besar Harto menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi.

Penunjukan Mayjen TNI Besar Harto sebagai Pangkostrad dibenarkan oleh Kepala Pusat Penerangan (Puspen) TNI Mayjen Santos Matondang. Besar Harto ditunjuk menjadi Pangkostrad berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1240/XI/2018 tanggal 29 November 2018 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Mayjen Besar Harto lahir di Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1986. Sebelum menjadi Pangkostrad, dia menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi sejak 19 Maret hingga 29 November 2018. Dia merupakan perwira tinggi yang berpengalaman dalam bidang infanteri Kostrad sejak berpangkat Letnan Dua (Letda) hingga Mayor.

Bahkan sejak menjadi perwira tinggi dengan pangkat Brigjen, Besar Harto kembali masuk ke lingkungan Kostrad dengan jabatan sebagai Inspektorat Kostrad (Irkostrad) pada 2015. Tahun 2016, dia diangkat menjadi Kepala Koordinator Dosen Sekolah Staf dan Komando (Kakordos Sesko) TNI. Di tahun 2016 pula dia kembali menjadi Irkostrad.

Karir Besar Harto terus melejit dan meraih pangkat Mayjen dengan jabatan sebagai Komandan Pusat Penerbangan TNI AD (Danpuspenerbad) tahun 2017. Pada 19 Maret 2018, pria kelahiran 31 Mei 1963 ini di mutasi dan dipercaya menjabat Pangdam III/Siliwangi. Dan pada 29 November 2018, Besar Harto kembali dimutasi dan dipercayai sebagai Pangkostrad dan pangkatnya menjadi Letjen. (*)

Sumber : sigamelang.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *