BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Progres Tol Bangkinang-Pangkalan 58,95 Persen, Sumbar-Riau Bisa Ditempuh 1,5 Jam

Pekanbaru – Pengerjaan tol ruas Bangkinang – Pangkalan, yang merupakan bagian dari proyek jalan Tol Pekanbaru – Padang, dilakukan sepanjang 24,7 kilometer.

PT Wijaya Karya dipercaya sebagai kontraktor pembangunan jalan bebas hambatan yang termasuk dalam lanjutan Tol Trans Sumatra. Yaitu untuk menjadi jalur utama yang menghubungan Sumbar-Riau.

Dikutip dari Instagram PT Wijaya Karya @ptwijayakarya pada Rabu (12/1/2022), pengerjaan tol ruas Bangkinang–Pangkalan kini sudah mencapai progres 58,95 persen.

“Dengan fokus pengerjaan penyelesaian interchange Bangkinang,” tulis PT Wijaya Karya.

PT Wijaya Karya menyebutkan, bahwa dengan adanya jalan tol ini akan memangkas waktu tempuh antara Sumbar dan Riau.

“Biasanya butuh waktu 3 jam untuk menuju Sumatra Barat – Riau, dengan tol ini dapat dipangkas hanya menjadi 1,5 jam loh!,” tulis PT Wijaya Kusuma lagi.

Sementara itu, sebelumnya disebutkan, bahwa percepatan pembangunan tol Padang–Pekanbaru terus digenjot.

Lahan yang dipakai untuk jalan tol terus dibebaskan. Terbaru, 33 bidang tanah dengan nilai Rp34 miliar.

Ganti rugi 33 bidang itu diberikan kepada masyarakat Nagari Sungai Buluh Selatan, Sungai Buluh Barat, Nagari Lubuk Alung dan Nagari Sicincin pada Kamis (30/12/2021).

Penyerahan ganti rugi lahan tol dilakukan di Hall IKK (Ibu Kota Kabupaten Padang Pariaman) di Nagari Parik Malintang, Kecamatan Enam Lingkung.

Dilansir langgam.id, Gubernur Sumbar Mahyeldi yang hadir saat penyerahan ganti rugi lahan tol itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga biaya ganti kerugian dapat dibayarkan dengan tertib dan lancar.

Saat itu Mahyeldi mengungkapkan, bahwa penyerahan ganti rugi tersebut telah selesai dibayarkan kurang lebih 1.000 titik. Selanjutnya menjadi tugas Hutama Karya untuk pelaksanaan pembangunan selanjutnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *