Progres Tol Bangkinang-Pangkalan 58,95 Persen, Sumbar-Riau Bisa Ditempuh 1,5 Jam
Pekanbaru – Pengerjaan tol ruas Bangkinang – Pangkalan, yang merupakan bagian dari proyek jalan Tol Pekanbaru – Padang, dilakukan sepanjang 24,7 kilometer.
PT Wijaya Karya dipercaya sebagai kontraktor pembangunan jalan bebas hambatan yang termasuk dalam lanjutan Tol Trans Sumatra. Yaitu untuk menjadi jalur utama yang menghubungan Sumbar-Riau.
Dikutip dari Instagram PT Wijaya Karya @ptwijayakarya pada Rabu (12/1/2022), pengerjaan tol ruas Bangkinang–Pangkalan kini sudah mencapai progres 58,95 persen.
“Dengan fokus pengerjaan penyelesaian interchange Bangkinang,” tulis PT Wijaya Karya.
PT Wijaya Karya menyebutkan, bahwa dengan adanya jalan tol ini akan memangkas waktu tempuh antara Sumbar dan Riau.
“Biasanya butuh waktu 3 jam untuk menuju Sumatra Barat – Riau, dengan tol ini dapat dipangkas hanya menjadi 1,5 jam loh!,” tulis PT Wijaya Kusuma lagi.
Sementara itu, sebelumnya disebutkan, bahwa percepatan pembangunan tol Padang–Pekanbaru terus digenjot.
Lahan yang dipakai untuk jalan tol terus dibebaskan. Terbaru, 33 bidang tanah dengan nilai Rp34 miliar.
Ganti rugi 33 bidang itu diberikan kepada masyarakat Nagari Sungai Buluh Selatan, Sungai Buluh Barat, Nagari Lubuk Alung dan Nagari Sicincin pada Kamis (30/12/2021).
Penyerahan ganti rugi lahan tol dilakukan di Hall IKK (Ibu Kota Kabupaten Padang Pariaman) di Nagari Parik Malintang, Kecamatan Enam Lingkung.
Dilansir langgam.id, Gubernur Sumbar Mahyeldi yang hadir saat penyerahan ganti rugi lahan tol itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga biaya ganti kerugian dapat dibayarkan dengan tertib dan lancar.
Saat itu Mahyeldi mengungkapkan, bahwa penyerahan ganti rugi tersebut telah selesai dibayarkan kurang lebih 1.000 titik. Selanjutnya menjadi tugas Hutama Karya untuk pelaksanaan pembangunan selanjutnya.(*)











