BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Program Bidiksiba Polinema Lanjut di PTBA UPO

SAWAHLUNTO – PT Bukit Asam (Persero) Tbk. Unit Pertambangan Ombilin (UPO) terus melanjutkan program bea siswa bidik misi Bukit Asam (Bidiksiba), untuk tahun kedua, bagi lulusan SLTA yang berada di ring 1 wilayah operasional penambangan batubara dibawah holding PT Inalum berbendera BUMN tersebut.

General Manager PT BA UPO, Nan Budiman, kepada harianindonesia.id diruang kerjanya Jumat (24/5) mengatakan, bea siswa Bidiksiba itu diperuntukan bagi putra-putri terbaik berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang  perguruan tinggi diploma III Politeknik Negeri Malang (Polinema).

Menurutnya, untuk kuota UPO hanya 5 peserta, 4 Sawahlunto 1 Pranap. tahun lalu juga sama, Mereka  harus lulus seleksi di Tanjung Enim yang dilakukan Polinema. Yang ikut seleksi tahun ini ada 12 calon peserta dari Sawahlunto, Sumbar, dan Pranap, Indragiri Hulu ,Riau.

“Tahun lalu proses rekrut melalui Kerapatan Adat Nagari (KAN), sekarang lewat Desa. yang ikut seleksi tahun ini 12 orang diberangkatkan ke Tanjung Enim, nantinya dicari 5 orang lulus terbaik, 4 dari Sawahlunto dan 1 dari Pranap, Riau. Inilah yang nantinya akan mendapat kursi Bidiksiba”.kata Nan Budiman.

Program Bidiksiba merupakan wujud kepedulian PTBA terhadap lingkungannya, khususnya masyarakat kurang mampu di ring 1 UPO Desa Sijantang Koto, Desa Salak, Desa Kubang, dan Desa Kolok.

Dikatakan Nan Bidiman, Tak kurang dari Rp 2 milyar dana disediakan PTBA selama perkuliahan untuk 4 peserta dari Sawahlunto yang mengikuti Bidiksiba di Polinema tersebut.

Staf ahli Polinema, Bidang Kerjasama, Siti Romlah, menyebutkan, kerjasama Polinema dengan PTBA sudah yang ke 5 di tahun ini. Dalam kerjasamanya pihak PT BA hanya memberikan bea siswa bagi peserta bukan dalam bentuk tugas belajar atau ikatan dinas. 

    
“Seluruh biaya kuliah, mulai dari biaya smester, laptop, buku, kos, uang makan dan jajan, transportasi sepenuhnya ditanggung PTBA. Peluang meraih pekerjaan cukup besar didalam maupoun didalam negeri, silahkan mereka menentukan sendiri sesuai bakat dan jurusan yang dilalui” tutur Romlah.

Sementara, Joko Santoso, Humas Polinema, menambahkan, peserta dapat meilih jurusan yang disukai seperti, teknik listik, teknik elektronika, teknik telekomunikasi, manajemen informatika, teknik mesin, teknik sipil, teknik kimia, teknologi kontruksi jalan, jembatan dan bangunan air. akutansi, administarsi bisnis, dan bahasa Inggeris.

“Tapi ingat, selama kuliah mereka harus meraih nilai dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3.0. Jika dibawah itu, PTBA tidak akan menanggung  fasilitas pembiayaan kuliah. Kami akan pantau dan awasi karena ada kewajiban melaporkan prestasi akademik terhadap indeks prestasi kumulatif semua peserta”. Ungkap Joko.

Sarat Bidiksiba, lulsu SM/SMK sederajad, berlokasi disekitar PTBA UPO dan berada di ring 1 perusahaan, lulus masuk perguruan tinggi, surat keterangan tidak mampu dari desa, tidak sedang menerima bea siswa dari pihak lain, surat pernyataan kesungguhan. (id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *