BERITA UTAMA

Elang Zanura Harumkan Nama SMPN 1 Kecamatan Situjuh Limo Nagari di Tingkat Nasional

Teks foto: Elang Zanura- Siswa kelas 9 SMPN 1 kecamatan Situjuh Limo Nagari.       Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota---Raih...
BERITA UTAMA

Wulan Denura Ajak Warga Payakumbuh Melihat Sejarah Nenek Moyang Kita, Dulu Seperti Apa?

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota--- Pameran Festival Maek, kecamatan Bukik Barisan, kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dibuka langsung ketua DPRD Sumatera...
BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...

Potang Balimau Belum Dikunjungi Tamu Dari Manca Negara

teks foto: Tradisi potang balimau di kecamatan Pangkalan Koto Baru kabupaten Limapuluh Kota dihadiri bupati setempat Safaruddin Dt. Bandaro Rajo bersama unsur Forkopimda dan para OPD.

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota– Agenda tahunan Pemerintah kabupaten Limapuluh Kota yang dikemas dinas terkait, yakni kegiatan potang balimau, tidak hanya merupakan ajang silaturahmi dan mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci ramadhan.

“Akan tetapi juga dapat kiranya memancing tamu dari manca negara untuk berkunjung. Kita lihat saja, pengunjungnya tidak hanya warga Pangkalan Koto Baru (PKB) semata, bahkan juga ditunggu dengan antusias oleh warga lainnya, seperti warga Lareh Sago Halaban, Luak, Situjuah Limo Nagari dan sebaginya, sayangnya belum dikunjungi tamu dari manca negara,”ujar Bijak Dt. Koto (81) suku Bodi kepada wartawan di Limapuluh Kota, usai dari lokasi, Senen (11/3).

Berduyun-duyunnya warga menyaksikan kegiatan potang balimau itu, tidak mengenal cuaca mendung dan hujan, apa lagi warga setempat jauh hari sudah menyiapkan diri, bagi yang berjualan, sudah disediakan lapak-lapak, dangau-dangau kecil dan beraneka ragam makanan yang disuguhkan ke para pengunjung.

Kegembiraan warga PKB dan sekitarnya itu tampak bersuka cita memadati pinggiran sungai Batang Maek. Kehadiran warga itu, tak lain untuk menyaksikan, dan ikut menyemarakkan alek anak nagari potang balimau.

Berbondong-bondongnya warga ke lokasi potang balimau tidak hanya warga Pangkalan, bahkan para perantau dan masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Barat dan provinsi tetangga ikut mandi bersama dan saling bersilaturahmi satu sama lain.

“Harapan kami untuk anak dan cucu ditahun-tahun berikutnya, bagaimana agenda potang balimau ini dikemas lebih baik lagi, agar tamu dari manca negara tergiur dan membelanjakan dolar di Limapuluh Kota ini,”harap
Bijak Dt. Koto.

Kegiatan potang balimau dibuka bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo. Turut hadir dalam pembukaan, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Conrat Yusuf, Ketua TP PKK Nevi Safaruddin, unsur Forkopimda dan Sejumlah Kepala OPD Limapuluh Kota, Minggu (10/3).

Dijelaskan bupati, kegiatan potang balimau telah menjadi tradisi yang selalu dinantikan oleh masyarakat PKB, baik dari kampung maupun perantauan. Bahkan sejumlah rangkaian acara turut menyemarakkan potang balimau, diantaranya arak-arakan kapal hias berbagai macam bentuk, berbagai perlombaan, turnamen dan penyambutan PKP pulang basamo dan serangkaian pertunjukan lainnya.

Terselenggaranya potang balimau diharapkan dapat mempertahankan tradisi turun temurun nagari PKB dan akan meningkatkan semangat kebersamaan warga, juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan.

“Terhadap belum tergiurnya tamu dari manca negara, menjadi bahan evaluasi bagi kami, terimakasih atas kritikan sehatnya. Kini bagaimana memotivasi generasi muda melalui adat dalam menyambut bulan suci ramadhan dengan atraksi wisata baik itu Mimbau Tigo Alua, Selaju sampan, Pidato Adat, dan Lomba Qasidah,” ujar Bupati Safaruddin. (nura)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *