BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional PAYAKUMBUH

Dilirik Banyak Calon Untuk Berpasangan, Joni Hendri Mendaftar ke PPP dan Nasdem

Teks foto: Dilirik banyak calon untuk berpasangan, sebelum mendaftar, ketua IKK Joni Hendra berfoto dulu dengan bakal calon walikota Payakumbuh...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR TOKOH

Menyonsong Pilkada Limapuluh Kota 2024, Nama Irfendi Arbi di Demokrat Belum Tergores

Teks foto: Irfendi Arbi mendaftar, ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai Demokrat kabupaten Limapuluh Kota, langsung diterima ketua DPC Demokrat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Cuaca Ekstrim dan Hujan, dr. Efriza Naldi Tetap Teruskan Niatnya Mendaftar ke PAN dan Demokrat

Teks foto: Cuaca ekstrim dan hujan dr. Efriza Naldi, SPoG tak goyah, tetap teruskan niatnya maju sebagai calon walikota Payakumbuh...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Serius Maju Menuju BA 1 M, Joni Hendri Mendaftar ke PKB, PAN dan Ngambil Formulir ke PPP

Teks foto: Joni Hendri bersama rombongan antarkan formulir pendaftaran calon walikota Payakumbuh ke DPC PKB, Senin 6 Mei 2024.  ...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR OLAHRAGA PAYAKUMBUH TOKOH

YB. Dt. Parmato Alam Support LJP dengan Menyediakan Banyak Hadiah

Teks foto: LJP dibuka walikota Payakumbuh diwakili Kadis Parpora Payakumbuh Nofriwandi, dan dihadiri YB Dt. Parmato Alam di lapangan Kapten...

Polisi Telusuri Akun Media Sosial Biang Rusuh di Manokwari

JAKARTA, payakumbuhpos.com – Polri akan mengusut asal muasal kerusuhan Manokwari, Papua Barat, Senin, 19 Agustus 2019. Kemarahan masyarakat Manokwari, Sorong, dan Jayapura dipancing kabar yang tidak benar di media sosial.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo Polri sedang melakukan penelusuran pemilik akun media sosial yang memprovokasi kerusuhan Manokwari.

Penyebaran informasi yang keliru di sosial media tersebut menurut dia, diduga memicu kerusuhan Manokwari.

“Manokwari itu kondisinya sangat kondusif, jangan terprovokasi dengan ulah oknum tersebut yang memang ingin membuat keruh keadaan,” kata Dedi di Jakarta, Senin, 19 Agustus 2019.

Peristiwa di Surabaya itu sudah beres saat ini. Namun, penyebaran informasi yang tidak benar di media sosial memicu kemarahan masyarakat Manokwari sehingga terjadi kerusuhan.

Senin pagi, sekelompok massa dari mahasiswa dan masyarakat turun ke jalan. Awalnya, unjuk rasa berlangsung damai.

Gedung DPRD Provisi Papua Barat di Manokwari, bekas Kantor Gubernur Papua, dan sejumlah fasilitas umum dibakar massa dalam kerusuhan Manokwari.

Sebelumnya, Sabtu, 17 Agustus 2019, terjadi penggerebakan asrama mahasiswa Papua di Surabaya karena dugaan perusakan Bendera merah Putih. Tapi, pada tengah malam 43 mahasiswa itu sudah dipulangkan ke asrama.

Di kota Malang juga terjadi bentrokan polisi dengan mahasiswa asal Papua dalam demonstrasi pada Kamis, 15 Agustus 2019.
sumber – kabarpolisi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *