BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

PKL GP Ansor Sumbar Ke IV Cetak Sejarah Dengan Kader Terbanyak

SIJUNJUNG, payakumbuhpos.com –
Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatra Barat menggelar Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) IV.

Kegiatan berlangsung sejak Jumat hingga Senin (10-13/1) di Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (PPMTI) Batang Kabung, Kota Padang.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Ruchman Basori mengatakan PKL merupakan jenjang kaderisasi tingkat menengah untuk meningkatkan komitmen dan kapasitas kader.

“PKL menjadi sarana efektif untuk menggerakan dan mengkonsolidasi oganisasi agar mampu meningkatkan perannya mengawal Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Nahdlatul Ulama,” kata alumni UIN Walisongo, Semarang ini, Sabtu (11/1).

Ruchman memberikan apresiasi kepada PW GP Ansor Sumbar yang telah menggelar PKL dengan peserta yang cukup banyak.

“Ini sejarah dan momentum bagi Ansor Sumatra Barat untuk bangkit berbenah agar setara dengan PW Ansor lain di Indonesia,” katanya.

Di hadapan puluhan peserta yang berasal dari seluruh utusan Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor se-Sumatra Barat, Ruchman berharap agar kaderisasi ini menjadi pembuka jalan untuk kebangkitan Ansor di kawasan setempat dan Nahdlatul Ulama pada umumnya.

Turut hadir instruktur nasional Luthfi Thomafi yang juga Ketua Bidang Kajian Strategis PP GP Ansor, mantan Bendahara PW GP Ansor Sumbar, Armaidi Tanjung dan instruktur nasional yang ada di Sumatra Barat.

Dengan mengusung tema ‘Kader Unggul, Ansor Maju Hadapi Revolusi Industri 4.0’, Luthfi Thomafi berharap menjadi momentum untuk mendesiminasikan Islam Aswaja an-Nahdliyyah.

“Tradisi dan amaliah di Sumbar sudah Aswaja dan ini berpotensi untuk NU berkembang di wilayah ini,” ungkapnya.

Alumni Al-Azhar Kairo ini bangga dengan bergabungnya para sarjana dan pemuda dalam wadah GP Ansor. “Saya optimis masa depan NU dan GP Ansor Sumbar akan lebih baik dan prospektif,” katanya yakin.

Ketua PW GP Ansor Sumbar Rahmat Tuanku Sulaiman mengatakan PKL bertujuan untuk meningkatkan kualitas kader dan melahirkan kader yang unggul di segala bidang serta untuk menjadikan pemimpin masa depan yang berwawasan luas, berkarakter dan tangguh.

“Kader Ansor bukanlah generasi yang hanya paham bidang agama, namun soal ekonomi, sosial-budaya, bahkan isu terkini,” ujar kandidat doktor Universitas Bengkulu tersebut.

Dikatakan Rahmat, PKL sengaja diadakan di pesantren agar Ansor kembali dekat dengan lembaga penempa diri tersebut. Karena Ansor terlahir dari orang-orang pesantren, maka jiwa, roh dan semangat pesantren harus dimiliki oleh kader Ansor.

“Tidak mungkin kader Ansor memiliki jiwa, ruh dan semangat pesantren jika tidak pernah dekat dan berinteraksi dengan pesantren,” pungkas Rahmat (Age)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *