BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Pjs Wako Bukittinggi Minta PDAM untuk Maksimalkan Layanan Kebutuhan Air Bersih

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, –– Persoalan kebutuhan air bersih di Bukittinggi dapat sorotan dari Pjs Wali Kota Bukittinggi. Rapat koordinasi dilakukan bersama Asisten II, Kadis PU, Kepala Bagian Perekonomian dan PDAM Tirta Jam Gadang, di BCC Bukittinggi, Selasa, (08/10).

Direktur Perumda Air Minum Tirta Jam Gadang, Budi Suhendra, menjelaskan, kondisi eksisting Perumda Air Minum Tirta Jam Gadang Kota Bukittinggi 2023, kapasitas terpasang 248,5 liter per detik. Jumlah pelanggan aktif 10.573 Sambungan Rumah (SR) dan jumlah pelanggan non aktif 5.519 Sambungan Rumah (SR).

“Permasalahan yang terjadi, keterbatasan sumber air baku tarif yang belum full cost recovery, rata rata usia pipa sekitar 38 tahun, tingginya tingkat kehilangan air dan cakupan pelayanan yang belum merata. Selain itu, ada beberapa persoalan terkait kondisi sumber air yang dimiliki Bukittinggi, akibat dampak bencana yang terjadi bulan lalu,” ungkapnya.

Pjs Wali Kota Bukittinggi, H. Hani Syopiar Rustam, menjelaskan, air minum menjadi kebutuhan dasar manusia. Untuk itu, Hani berikan beberapa penekanan agar pelayanan PDAM untuk masyarakat dapat ditingkatkan.

“Kita butuh komitmen untuk berikan pelayanan maksimal pada masyarakat. Lakukan pendataan ulang terhadap konsumen. Penyesuaian pola manajemen juga harus diupayakan. Mulai lakukan tindak lanjut komunikasi dengan kementrian terkait. Nanti, kita komunikasikan lagi dengan Kementrian untuk menggaet dana pusat,” tegasnya.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *