BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Perismon : Keputusan Pemilu Terbuka, Angin Segar Buat Bacaleg dan Masyarakat Luak 50

Jakarta–Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak gugatan terhadap sistem pemilihan umum (pemilu). Dengan demikian, sistem Pemilu 2024 tetap menggunakan proporsional terbuka. Keputusan itu membawa harapan bagi masyarakat Luak Limopuluah untuk menempatkan wakilnya di DPR RI.

Dengan kembalinya ke Sistem Proporsional Terbuka, maka para Calon Legislatif (Caleg) DPR RI asal Luak Limopuluah bisa berjuang untuk meyakinkan masyarakat untuk memilih putera daerah.

“Jelas ini merupakan angin segar, bukan saja bagi caleg tapi juga bagi masyarakat. Kerinduan untuk menempatkan wakil di Senayan bisa sama-sama diperjuangkan,” ujar Mhd Perismon saat dihubungi wartawan, Kamis (15/06/2023).

Caleg DPR RI dari PPP tersebut, menyebutkan jika Sistem Proporsional Tertutup peluang untuk caleg-caleg dari Luak Limopuluah akan menjadi sulit, mengingat kemungkinan tidak ada yang berada di nomor urut 1.

“Dari informasi yang saya dapat, memang caleg-caleg kita tidak ada yang di nomor urut 1. Ada banyak alasan sebenarnya, ada yang kalah dari incumbent, ada yang posisi kurang kuat di DPP, macam-macam alasan. Termasuk saya, di PPP belum keluar nomor urut. Tapi dengan sistem terbuka ini, kita tidak peduli lagi nomor urut. Kita berjuang keras saja,” sambung Putera Mudiak tersebut.

Tapi untuk mengirimkan wakil ke DPR RI itu, sambung Perismon harus ada keinginan juga dari masyarakat. Jangan dibiarkan para caleg untuk berjuang sendiri, karena jumlah suara di Luak Limopuluah cukup signifikan mengantarkan putera-puteranya ke DPR RI.

“Harus berjuang bersama, harus meyakinkan masyarakat betapa pentingnya memiliki wakil Putra Daerah di Senayan. Jika perlu buat kesepakatan, cari caleg yang potensial dan punya kapasitas, dukung bersama-sama,” kata wartawan senior tersebut.

Saat ditanyakan siapa Caleg DPR RI paling potensial dan punya kapasitas, ini jawaban Perismon.

“Kalau ditanya saya, pasti saya jawab itu saya. Hehe. Tapi masyarakat kan juga punya penilaian tersendiri. Kita harapkan ada peran tokoh-tokoh disini, demi kebaikan daerah kita. Demi kampung kita, saya akan patuh kalau tokoh-tokoh menyebut nama lain, kita dukung bersama,” pungkasnya.((red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *