BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Percepatan Pengembangan Pariwisata Bukittinggi PJs Wali Kota Bukittinggi Gelar Rapat dengan Dinas Pariwisata

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,– Pjs Wali Kota Bukittinggi, H. Hani Syopiar Rustam, gelar rapat dengan Dinas Pariwisata, dalam rangka pembahasan strategi peningkatan kunjungan wisata di ruang rapat wali kota, Selasa, (29/10).

“Saya konsen terhadap bidang pariwisata ini karena Bukittinggi merupakan salah satu kota pariwisata terbaik di Sumatra Barat, bahkan masuk 10 besar kota pariwisata terfavorit untuk dikunjungi di Indonesia. Apalagi, pariwisata menjadi sektor paling tinggi dalam menghasilkan pendapatan daerah “ungkap Hani.

Pjs Wako menekankan, harus ada upaya percepatan untuk dapat meningkatkan kembali tingkat kunjungan wisata ke Kota Bukittinggi, pasca bencana alam yang berpengaruh pada perekonomian masyarakat Bukittinggi, karena turunnya kunjungan wisata.

“Pariwisata Kota Bukittinggi harus dikembangkan. Kita segera susun strategi pengelolaan pariwisata yang disusun harus berdampak pada peningkatan ekonomi warga. Mulai dari mengerakkan destinasi wisata mandiri yang dikelola masyarakat, membina pengembangan pokdarwis dan juga meningkatkan ekonomi kreatif di tengah masyarakat,” ujar Pjs Wako.

Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Rofie Hendra, menyampaikan, menindaklanjuti arahan Pjs Wako Bukittinggi pada rapat tanggal 22 Oktober 2024 lalu, pihaknya langsung gerak cepat untuk menghimpun data potensi ekonomi kreatif di Bukittinggi. Dimana, saat ini terdata 18.000 pelaku usaha yang sudah memiliki izin.

“Kita tengah susun strategi untuk bantu publikasi dan promosi secara digital bekerjasama dengan Diskominfo. Lalu kita juga tengah upayakan penambahan pokdarwis yang saat ini sudah ada 16 pokdarwis. Kemudian kita ikut bantu dan penampingan, kegiatan masyarakat dalam mengelola sejumlah potensi pariwisata di daerah masing-masing,” jelasnya.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *