BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Pengunjung Membludak, Saksikan Penampilan 17 Artis Legend Era 80/90an

JAKARTA – Ruangan Ballroom Flores Hotel Jakarta penuh sesak oleh pengunjung yang ingin menyaksikan penampilan 17 Artis Legend Indonesia, terdiri dari Artis Penyanyi dan Bintang Film era 80 hingga 90an.

Para Artis Legend ini tampil bareng di acara Pagelaran Budaya Satu Nusantara Satu Indonesia yang diselenggarakan oleh EO Pemimpin Masa Depan (PMD) dan Bundo Tour berkolaborasi dengan Hotel Borobudur, Senin (10/8/2026) malam.

“Ballroom Flores Hotel Borobudur penuh sesak oleh penonton yang ingin menyaksikan penampilan 17 Artis Legend Indonesia. Ada 350 seat VVIP, VIP dan Reguler yang kami siapkan. Mereka sangat antusias melihat dari dekat artis pujaan mereka yang kini rata rata sudah berusia diatas 60an,” jelas Ketua Panitia Awaluddin Awe kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/8/29/026).

Performance Artis Legend bertajuk Discover Indonesia diawali penampilan Nenny Triana yang membawakan lagu Es Lilin yang merupakan lagu daerah Jawa Barat.

Kemudian disusul secara bergiliran Tina Sanusi membawakan lagu asal Ambon, Ozi Syahputra (Aceh), Sovie Djasmin (Batak), Mariantje Mantow (Kalimantan), Vivi Sumanti (Manado), Andy Achmad (Lampung), Vivi Efendie (Betawi) dan Yenni Rory (Makasar), Lily Junaedhi (Bali), Novra Sesni (Palembang), Jay Kondangin (Makasar)

Beberapa artis karena kondisi usia dan kesehatan tetap berusaha tampil maksimal dengan membawakan lagu yang pernah menghantarkan mereka sebagai penyanyi terkenal saat itu.

Seperti pelantun lagu Teluk Bayur Erna Johan, berupaya tampil bersemangat membawakan lagu terbarunya, berjudul Ratok Denai, yang akan dirilis jika dirinya sudah tiada.

Dan, ondehhh, penampilan artis Legend ini kemudian ditutup pula dengan Lagu ‘Din Badindin’ yang dibawakan oleh penyanyi yang kemarin baru lahir, Awaluddin Awe, yang juga Ketua Pelaksana acara, bersama Bundo Evi Susanti, yang diikuti oleh seluruh artis pendukung acara.

Parade Pakaian Nusantara

Para Artis Legend juga tampil bersama membawakan baju daerah pada malam puncak Pagelaran Budaya Satu Nusantara Satu Indonesia ini.

Bintang film senior Ida Leman yang dikenal sebagai Mbak Pur dalam Sinetron Losmen tampil membawakan baju Minang bersama suami, anak, menantu dan cucu di atas panggung.

Disusul oleh Elly Armawati, Dede Ratu, Vonny Pawaka, Nila Khrisna, Alicia Johar, Erna Santoso, Leyli Sagita, dan Darty Manulang yang membawakan baju daerahnya masing masing.

Acara puncak Pagelaran Budaya Satu Nusantara Satu Indonesia juga menampilkan kesenian Angklung, Paduan Suara, Tari Ngasosi dan Yapong.

Direktur Sarana dan Prasarana Budaya Kementerian Kebudayaan Feri Arlius Sipado menyatakan bahwa pagelaran budaya sangat perlu dilakukan secara bersama supaya generasi muda mengetahui kekayaan budaya bangsanya.

“Saya menyambut positif pegelaran budaya nusantara ini sebagai upaya menguatkan pengetahuan publik tentang kekayaan budaya nusantara. Jika tidak kita semarakan maka dikuatirkan lama kelamaan budaya nusantara kita akan hilang,” ujar Feri Arlius.

Direktur EO Pemimpin Masa Depan (PMD) sebagai penyelenggara Pagelaran Budaya Satu Nusantara Satu Indonesia bertekad akan menggelar event ini secara berkala setiap tahun.

Pada event perdana ini, kegiatan Pagelaran juga diisi dengan Lomba Pesona Baju Nusantara, Bazar Kuliner UMK Nusantara dan penampilan artis penyanyi dan bintang film legend Indonesia.

“Mudah mudahan tahun depan bentuk kegiatannya bisa ditambah dalam bentuk lain. Tetapi kami tetap minta dibantu oleh pemerintah. Sebab kegiatan seperti ini juga memakan biaya besar,” pungkas Awe. (*)

Tata Tanur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *