BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Pengerukan Tanah di Kawasan Bukit Ngalau Diduga Tidak Kantongi Izin

Payakumbuh— Kawasan hutan lindung yang seharusnya dijaga kelestarian nya, kini menjadi objek tempat pengerukan tanah. Hal itu terpantau oleh awak Mèdia saat kawasan tersebut mulai terkikis materialnya. Sehingga menyebabkan kawasan perbukitan yang diduga sebagai hutan lindung tersebut, memjadi rata. Setelah ditelusuri ternyata aktfitas pengerukan tanah yang terjadi disana tidak memiliki izin dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh.

” Terkait aktifitas di Bukit Ngalau belum ada mengantongi izin dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh,” ujar Desmon Corina , Sabtu 3 Juni 2023.

Selain itu Desmon Corina juga mengatakan bahwa Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh telah memberikan teguran tertulis terhadap aktifitas tersebut.

“Bahwa dalam hal ini, kita dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh telah memberikan teguran tertulis atas aktifitas tersebut,” terang Desmon Corina.

Begitupula dalam pantauan mèdia bahwa saat ini kawasan Bukit Ngalau semakin terkikis dengan adanya aktifitas pengerukan tanah, dimana pada kawasan tersebut ditemui beberapa alat operasional seperti Ekskavator dan sarana transport pengangkut hasil dari pengerukan tanah yang tak memiliki izin tersebut.

(TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *