BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Pengerjaan Tebing Jalan yang Longsor di Padang Ambacang Tinggal Finising

Keterangan foto; Tumpukan air selalu tergenang di bandar depan lokasi bronjong yang sedang dikerjakan

Payakumbuhpos.id, Limapuluh Kota – Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol mengatakan, pengerjaan tebing jalan yang ambruk di jorong Padang Ambacang awal Desember 2023 lalu, tinggal finising.

“Longsor dan ambruknya pinggir jalan Khatib Sulaiman di nagari Situjuah Banda Dalam, kecamatan Situjuah Limo Nagari, kabupaten Limapuluh Kota itu merupakan bencana alam, “ujar Rahmadinol dilokasi kejadian kepada wartawan, Minggu (10/3).

Amblas dan longsornya tebing jalan itu disebabkan, air selalu menumpuk di bandar depan lokasi kejadian, apa lagi jika hari hujan, dapat dipastikan akan menggilas tebing yang sudah diperbaiki tersebut.

Dijelaskan Rahmadinol didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) Ali Hasan, perbaikan tebing sepanjang 10 meter, tinggi 5 meter dengan dana Rp100 juta, memasang bronjong itu dikerjakan secara swakelola.

Kini pengerjaannya tinggal finising, hanya saja, jika air terus menumpuk di bandar depan lokasi, tentu saja akan berdampak buruk ke lokasi bronjong yang sudah dikerjakan.

“Jalan satu-satunya, tentunya bandar sepanjang jalan di jorong Padang Ambacang itu dibersihkan secara bersama-sama oleh masyarakat setempat, guna mengantisipasi tidak terjadi lagi longsor atau amblas,”harap Ali Hasan.

Terpisah, Wali Nagari Situjuah Banda Dalam, Lakon Siska kepada wartawan, di Situjuah Banda Dalam, Minggu (10/3), membenarkan pinggir jalan yang ambruk dan longsor di jalan Khatib Sulaiman, jorong Padang Ambacang itu memang disebabkan tergenangnya air di bandar depan lokasi.

Untuk mengantisipasi banjir dan longsor, kami bersama warga sudah melaksanakan gotong royong (goro), namun belum maksimal, karena sepanjang bandar lebih kurang 50 meter, tumpukan air masih banyak.

Dengan menumpuknya air di bandar jorong Ambacang, tidak hanya mengakibatkan longsor dan banjir, juga sangat menganggu lalu lintas, kendaraan roda empat dan dua sering terjebak akibat genangan air.

“Untuk itu, kami bersama warga, khususnya warga jorong Padang Ambacang akan melaksanakan goro, dan kepada masyarakat kami minta partisipasinya, “harap Lakon. (nura)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *