BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Ketua IKK Joni Hendri Lepas Perantau Pulang Basamo

Payakumbuhpos.id|Jakarta - Salah satu sunnah dalam safar yang dianjurkan oleh syariat dan bisa meringankan kesusahan safar adalah melakukan safar di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional

Berkat Kepedulian Presiden RI Terpilih Prabowo Subianto, Perantau Suayan Tiba Dikampung Halaman

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota--- Perantau Suayan Jakarta sampai dikampung halaman (nagari Suayan), kecamatan Akabiluru, kabupaten Limapuluh Kota, disambut langsung Walinagari Suayan, Irwanul...
BERITA UTAMA

Safari Berbagai Daerah di Riau, Marta Uli Emmelia: UMKM Prioritas Utama Serikat Pekerja Kerah Biru

Jakarta - Ketua Bidang Ekonomi dan Bisnis Federasi Serikat Pekerja Kerah Biru (FSP Kerah Biru), Marta Uli Emmelia mengajak pekerja...
BERITA UTAMA

PAC Pasar Minggu Bersama BP2MI Sosialisasikan Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Teks foto; Ketua PAC Pasar Minggu, Musta'in (ist) JAKARTA - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Pasar Minggu yang...

Penduduk Miskin di Sumbar Turun, Ekspor Juga Turun

Kepala BPS Sumbar DR. Sukardi sedang merilis berita statistik Sumbar. Calva

PADANG, payakumbuhpos.com – Jumlah penduduk miskin di Provinsi Sumatera Barat terus berkurang meski persentasenya kecil. Bila bulan Maret 2018 jumlahnya sebanyak 357,13 ribu orang (6,65 persen), Jumlah ini berkurang jadi 353,24 ribu orang di bulan September 2018.

Data ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat Dr. Sukardi di Padang, Selasa (15/1/2019).

Menariknya, persentase orang miskin di perkotaan naik, sedangkan orang miskin di pedesaan di Sumbar mengalami penurunan.

Sukardi menjelaskan, ada peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan. Untuk perkotaan tiga komoditi makanan yang berperan adalah beras, rokok kretek dan daging sapi. Sedangkan untuk pedesaan, beras, rokok kretek dan cabai merah.

Sedangkan lima komoditi bukan makanan yang mempengaruhi garis kemiskinan adalah, biaya perumahan, listrik, bensin, pendidikan dan perlengkapan mandi.

Nilai Ekspor Menurun

Sedangkan data nilai ekspor Sumbar bulan Desember 2018 sebesar US$113,36 juta, terjadi penurunan dibandingkan bulan November 2018, sebesar 13,14 persen.

“Secara kumulatif ekspor Sumbar Januari – Desember 2018 mencapai US$1.595,01 juta, atau turun sebesar 22,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, ” ujar Sukardi. (Jen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *