BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Pemko Siapkan Anggaran Dan Logistik Selama Pandemi Covid-19, Ini Kata Sekda Rida Ananda

Payakumbuh — Dalam mengahadapi pandemi Virus Corona (Covid-19) Pemerintah Kota Payakumbuh telah melakukan refokusing dan relokasi anggaran di kegiatan SKPD yang tidak mungkin dilaksanakan akibat dampak Covid-19 ini.

“Artinya, beberapa kegiatan ditunda dan diarahkan ke penanganan Covid-19,” kata Sekretaris Daerah Rida Ananda saat diwawancara di Balai Kota, Kamis (2/4).

Sekda Rida juga menyebut untuk kepala OPD, perjalanan dinasnya dipotong. Saat ini Pemko ke DPRD menyampaikan hasil penjabaran dalam bentuk Perwako. Mekanismenya di perubahan anggaran akan dilaporkan.

“Jumlahnya mungkin bisajadi lebih dari 7,5 Miliar, karena wabah Covid-19 ini ada dampak sosial masyarakatnya, apalagi kepada masyarakat miskin,” kata Sekda.

Sekda menyebut bulan ini akan diberikan beras kepada masyarakat miskin yang diluar jatah sembako dari PKH, itu ada sekitar 15% dari 44.000 orang.

“Ada 6000an warga yang mendapat bantuan beras, kita sudah mengetahui bagaimana warga kita pendapatan berjualannya berkurang akibat Covid-19, maka perkiraan kita diberikan 9kg perorang untuk kehidupannya selama sebulan,” kata Sekda.

Ditambahkannya sekarang stok beras sebanyak 100 Ton berada di bulog, dan ada 23 Ton cadangan pangan Kota Payakumbuh selama beberapa bulan.

“Saat ini kebutuhan warga kita sedang dihitung oleh dinas sosial, kita hanya memberikan kepada warga miskin yang kita sebutkan diatas, ada sebanyak 6000an lah,” kata Sekda.

Selain menyiapkan beras dan cadangan pangan, Pemko juga menyiapkan penggalangan sumbangan makanan siap saji bagi siapapun yang bertugas menangani Covid-19 di Payakumbuh.

“Nanti akan ada edaran wali kota untuk penggalangan sumbangan dari ASN, warga, perantau, dan donatur lainnya, bahkan gaji sekda juga kita sisihkan untuk penanganan Covid-19, sumbangan ini tidak mengikat dan sifatnya sukarela, selama ini sudah ada bantuan ke Posko Covid-19 dari warga dan donatur, kita sangat apresiasi sekali,” kata Sekda Rida Ananda. (benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *