BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Ketua IKK Joni Hendri Lepas Perantau Pulang Basamo

Payakumbuhpos.id|Jakarta - Salah satu sunnah dalam safar yang dianjurkan oleh syariat dan bisa meringankan kesusahan safar adalah melakukan safar di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional

Berkat Kepedulian Presiden RI Terpilih Prabowo Subianto, Perantau Suayan Tiba Dikampung Halaman

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota--- Perantau Suayan Jakarta sampai dikampung halaman (nagari Suayan), kecamatan Akabiluru, kabupaten Limapuluh Kota, disambut langsung Walinagari Suayan, Irwanul...
BERITA UTAMA

Safari Berbagai Daerah di Riau, Marta Uli Emmelia: UMKM Prioritas Utama Serikat Pekerja Kerah Biru

Jakarta - Ketua Bidang Ekonomi dan Bisnis Federasi Serikat Pekerja Kerah Biru (FSP Kerah Biru), Marta Uli Emmelia mengajak pekerja...
BERITA UTAMA

PAC Pasar Minggu Bersama BP2MI Sosialisasikan Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Teks foto; Ketua PAC Pasar Minggu, Musta'in (ist) JAKARTA - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Pasar Minggu yang...

Pemko Payakumbuh Ciptakan Program Nabung Sampah

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh— Meskipun Payakumbuh darurat sampah sudah berakhir, namun Pemko Payakumbuh terus berupaya dalam mengurangi tumpukan sampah yang sudah tidak teratur di Payakumbuh pasca TPA Regional Payakumbuh ditutup pada tanggal 20 Desember 2023 lalu.

“Salah satunya, dengan mencari tempat penampungan sampah dari kota Payakumbuh. Kita bersyukur TPA Aia Dingin kota Padang mau menerima untuk waktu sementara sampah dari kota Payakumbuh,”ujar Penjabat (Pj) Walikota Payakumbuh, Jasman saat ditemui media, Senin 1 April 2024.

Akan tetapi, TPA Aia Dingin ini hanya mampu menampung sampah dari kota Payakumbuh untuk 60 hari kerja, sesuai perjanjian kerja sama yang telah disepakati sebelumnya.

Setelah upaya lebih lanjut pemprosesan sampah akhir di kota Payakumbuh bersama TPA Aia Dingin berakhir, Jasman sampaikan jika Pemko Payakumbuh saat ini telah menjalin kerjasama dengan PT. Semen Padang. Kerjasama yang dijalin tersebut berupa program “Nabung Sarok” ke PT. Semen Padang.

“Alhamdulilah, semoga kerja sama antara pemerintah kota Payakumbuh dan PT. Semen Padang dalam program pengelolaan sampah ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan di kota Payakumbuh,” ujarnya.

Dengan memanfaatkan sampah sebagai bahan bakar alternatif, program ini turut berkontribusi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan juga membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

“Untuk menjaga keberlanjutan program ini, Pemko Payakumbuh akan terus menggalakkan kampanye dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik,”tukuk Jasman.

Pemko Payakumbuh juga akan terus berkoordinasi dengan PT. Semen Padang dalam pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.

“Dengan demikian, diharapkan program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang besar bagi lingkungan dan masyarakat kota Payakumbuh secara keseluruhan,” harap Jasman.

Dikatakan Orang nomor satu di lingkup Pemko Payakumbuh itu, jika sampah yang dikirimkan nanti akan dikonversikan oleh PT. Semen Padang untuk menjadi BBM nantinya setelah pengiriman sampah ke Indarung, Padang.

Sebagai langkah awal dalam mendukung program Nabuang Sarok, Jasman langsung instruksikan kepada seluruh jajaran, instansi vertikal, serta BUMD/BUMN untuk segera membentuk penanggung jawab dalam pengumpulan sampah di Intansi masing-masing.

Adapun langkah yang telah disusun sebelumnya untuk mendukung program Nabung Sarok ke PT. Semen Padang, yakni seluruh ASN dan Non ASN diwajibkan membawa sampah dari rumah masing-masing, kantor, sekolah dalam kondisi sudah terpilah, kering, dan tidak berbau.

Dimana antara sampahnya tersebut, semua sampah yang berbahan plastik, kertas, sterofoam, textil serta minyak jelanta.

Penanggung jawab yang sudah ditunjuk oleh instansi masing-masing sebelumnya bertugas untuk membawa sampah yang sudah terkumpul ke gudang kebersihan dinas Lingkungan Hidup yang berada di belakang kediaman rumah dinas Walikota setiap hari Jumat pada pukul 08.30 hingga 11.00 pagi.

Sampah akan ditimbang per Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kemudian sampah yang sudah terkumpul dengan cukup, maka akan dikirim ke PT. Semen Padang.

“Untuk penerimaan sampah perdana, akan berlangsung pada tanggal 3 sampai 5 April esok,”beber Jasman.

Terkait dengan program dengan PT. Semen Padang tersebut, Jasman berharap kedepannya akan menjadi agenda rutin dalam pengiriman sampah ke PT. Semen Padang dalam upaya mengurangi sampah di kota Payakumbuh.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup kota Payakumbuh Desmon Korina, kepada media online ini, diruang kerjanya, Senen 1 April 2024 menyebutkan dalam satu hari, sampah Kota Payakumbuh yang dibuang ke TPA Aia Dingin Padang itu sebanyak 15 mobil atau 60 ton, sedangkan jumlah sampah kota Payakumbuh per harinya berkisar 80-85 ton, sehingga sisa yang tidak terangkut ini menjadi sampah yang menumpuk.

“Untuk sampah rumah tangga kita saat ini sudah berkurang, namun yang banyak itu sampah dari pelaku UMKM kita dan juga sampah dari daerah tetangga. Kami minta tolong jadi perhatian kita bersama. Sebaiknya UMKM kita telah bisa memilah sampah dengan baik sehingga mengurangi produksi sampah di kota Payakumbuh,” jelas Desmon. (Nura)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *