BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...
BERITA UTAMA

Luar Biasa, Winda Lorita Bawa Buah Tangan Untuk Membakar Semangat Tim Kota Biru Payakumbuh di LSI

Teks foto; Mangagetkan---Semangat Tim Kota Biru Payakumbuh dibakar Winda Lorita di stadion Danu Setiawan, Kamis 27 Juni 2024.    ...
BERITA UTAMA

Dengan Semangat Menyala, Kota Biru Payakumbuh di LSI Tingkat Nasional Diyakini Lolos ke Babak Berikutnya

Teks foto: Salah seorang pemain Kota Biru Payakumbuh Habibi mencoba mengiring bola ke gawang tim Ocehan Stars Banten, namun gagal...

Pemko dan Kejari Bukittinggi Ujicoba Program Sekolah Adhyaksa Setingkat SMP

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,Senin, (18/9/2023),– Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tengah menyusun kerjasama dengan Kejaksaan negeri dalam bentuk program sekolah Adhyaksa yang nantinya ada sekolah setingkat SMP yang akan di berikan pembelajaran terkait hukum.

” Intinya program ini sejalan dengan kegitan kejaksaan yaitu jaksa masuk sekolah, kita mengitegrasikan dengan mata pelajaran PPKn dan IPS setingkat SMP,ilmu yang diberikan dengan hak dan kewajiban warga negara dan pengenalan hukum yang relevan dengan kehidupan anak SMP saat ini termasuk hukum pidana yang dirasakan dalam kahidupan sehari-hari, ” jelas Kadis pendidikan dan Kebudayaan Bukittinggi, Herriman.

Semetara itu kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi Ferizal, SH, MH,menjelaskan, program sekolah adhyaksa sudah dimulai direncanakan sejak 2022 lalu, dimana para pelajar setingkat SMP akan diberikan materi terakait institusi Kejaksaan dan pengenalan hukum sejak dini kepada murid disekolah.

“Sehingga sejak dini para pelajar sudah tertanam moralital dan mentalitas sesuai hukum yang berlaku, bagaimana sistimnya nanti, ini masih disusun dari Disdikbud,” ungkap Ferizal.

Kejari menambahkan, secara praktek nya nanti, pelajar setingkat SMP akan diberikan pelajaran hukum dengan pola edukasi materi yang di berikan sifat nya visualisasi dan praktikum.

“Kita berikan pemahaman dengan baik sehingga anak-anak sudah dikenalkan dengan peradilan ada yang berperan sebagai jaksa, hakim dan pengacara serta pelakunya, kita juga akan tunjukan sidang secara lansung terkait masalah tertentu sesuai dengan usia mereka,” tambahnya.

Pelajar setingkat SMP yang dipilih karena usia ini cukup rentan dengan hal hal yang negarif dengan tindakan kriminal karena mereka sudah akrab dengan medsos ini harus diantisipasi karena yang ditampilkan medsos tidak semua nya baik.

“Jika ini sukses akan kita koordinasika n dengan provisnsi untuk diterapkan di tingkat SMA. Kita dari Kejaksaan juga akan turun sebagai pengajar,” ujarnya.

Program sikolah Adhiyaksa ini akan dilaksankan setelah adanya kerjasama antara Kejaksaan dengan Pemko Bukittinggi.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *