BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Pemko Bukittinggi Mengukuhkan Duta Cemara Bukittinggi 2023 Melalui Dinkes

BUKITTINGGI – Pemko Bukittinggi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), mengukuhkan Duta Cemara Bukittinggi 2023. Pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Bukittinggi, di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis,(9/3/2023),

Kepala Dinkes Kota Bukittinggi Linda Faroza menyampaikankan, pihaknya selama ini telah melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri, baik secara promotif, preventif maupun kuratif dan rehabilitastif.

“Ya, seperti, melakukan pemeriksaan kadar HB remaja putri tingkat SLTP dan SLTA sederajat se-Kota Bukittinggi dengan jumlah 936 sampel, dimana didapatkan prevalensi anemia sebesar 13,2 persen,” ujar Linda.

Sementara itu, Ketua TP.PKK Bukittinggi Fiona Erman Safar, mengatakan program perbaikan gizi masyarakat merupakan program prioritas Pemko Bukittinggi.

“Hal ini tentu didasari oleh masih adanya permasalahan gizi yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Fiona menyebutkan, pencegahan stunting harus dimulai sejak remaja, dimana dipastikan remaja berstatus gizi normal, tidak KEK (Kekurangan Energi Kronis) dan tidak mengalami anemia.

“Karena remaja yang anemia, apabila tidak teratasi, maka dikhawatirkan terbawa hingga masa kehamilan dan dapat mengganggu kesehatan janin sehingga beresiko melahirkan bayi stunting,”katanya.

Sementra itu, Wali Kota Bukittinggi menyampikan, dengan dibentuknya duta cemara di setiap sekolah tingkat SLTP dan SLTA sederajat di Kota Bukittinggi, yang telah dibekali dengan materi edukasi tentang pencegahan dan penanggulangan masalah anemia pada remaja. Diharapkan para duta dapat mengajak teman sebaya untuk dapat melakukan pencegahan anemia sejak dini.

“Sehingga remaja putri bebas dari anemia dan siap menjadi cikal bakal ibu yang akan melahirkan generasi penerus yang tidak stunting dan berkualitas,”pungkas Erman Safar mengakhiri.
(Melita Johan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *