BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Pemko Bukittinggi Melalui DP3APPKB Gelar Sosialisasi Cegah Perkawinan Anak

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-– Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB), gelar sosialisasi cegah perkawinan anak. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Balaikota Bukittinggi, Selasa, (04/06).

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, melalui Kepala DP3APPKB, Nauli Handayani, menyampaikan, perkawinan anak merupakan sebuah permasalahan serius yang harus ditangani bersama sebagai bagian dari tugas untuk melindungi generasi penerus bangsa.

“Pemko Bukittinggi telah upayakan pencegah perkawinan anak salah satunya mengadakan sekolah keluarga, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif perkawinan anak terhadap kesehatan, pendidikan dan masa depan anak, meningkatkan akses pendidikan, menyediakan layanan pusat pembelajaran (PUSPAGA), melibatkan tokoh agam dan masyarakat dalam upaya edukasi pencegahan perkawinan anak, serta mengembangkan program pemberdayaan ekonomi keluarga,” ungkapnya.

Nauli menambahkan, sosialisasi cegah perkawinan anak menghadirkan tiga narasumber dari Wakil Ketua Pengadilan Agama Kota Bukittinggi, Dr. Salman Tuanku Rajo,M.A, Unsur Kemenag, Syamsul Bahri, S.Hi,MA dan Psikolog RSAM, Zera Mendoza, M.Psi, Psikolog.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *