BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Ketua IKK Joni Hendri Lepas Perantau Pulang Basamo

Payakumbuhpos.id|Jakarta - Salah satu sunnah dalam safar yang dianjurkan oleh syariat dan bisa meringankan kesusahan safar adalah melakukan safar di...

Pemko Bantu Warga Payakumbuh Melalui Bansos, 6606 KK Gratis PDAM 2 Bulan

Payakumbuh — Sepertiga dari 132 ribu jiwa penduduk Kota Payakumbuh, yang terdampak ekonomi akibat wabah virus corona, dibantu Pemko Payakumbuh lewat program bantuan sosial (bansos). Selama empat atau enam bulan ke depan, pemko akan memberikan bantuan sosial berupa bahan pangan, untuk menjamin kehidupan masyarakat dimaksud.

 

 

Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, didampingi Sekdako H. Rida Ananda, di Balaikota, Minggu (12/4), menginformasikan, dirinya sangat menyadari, bakal banyak masyarakat yang terdampak ekonomi akibat Covid-19.

Pasalnya, wabah virus corona ini diperkirakan bakal panjang beredarnya di Tanah Air, termasuk di daerah Kota Payakumbuh. Diprediksi banyak pihak, puncaknya bakal terjadi menjelang Idul Fitri mendatang, disaat ribuan warga pulang kampung dari berbagai daerah zona merah yang terpapar Covid-19.

 

Untuk membantu warga terdampak virus corona itu, Pemko akan mengucurkan dana sebesar Rp40 Miliyar, setelah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melakukan refocusing APBD 2020 yang disetujui DPRD. Bansos yang diberikan berupa bahan pangan, seperti beras, telur dan randang siap saji yang sudah dikaleng.

Dana APBD Rp40 Miliar itu sudah termasuk biaya percepatan dan operasional penanganan Covid-19, seperti pengadaan APD, pengadaan obat-obatan dan biaya operasional, senilai lebih kurang Rp8,5 M. Total anggaran Rp40 Miliyar tersebut bisa saja bertambah, jika ancaman wabah virus ini tak kunjung reda. Tapi, kita tetap berharap Covid-19 ini cepat berakhir, dan tak satupun warga yang positif diserang virus corona. Dan Payakumbuh tetap berada dalam daftar zero Covid-19,” ucap walikota.

 

Menurut Riza Falepi, sejumlah perangkat daerah yang terkait dengan bidang ekonomi bersama dinas sosial, sudah melakukan pendataan. ” Saya sudah perintahkan Sekdako mengawal pendataan warga yang terpapar akibat Covid-19. Saya minta by name by address. Supaya tak satupun warga terdampak ekonomi yang tak terhitung,” tegas Riza.

Selain bansos, pemko lewat Dinas Sosial juga telah membuka dapur umum di jantung kota Payakumbuh, di kawasan Tugu Adipura, sejak Rabu (8/4). Dapur umum ini, untuk membantu warga miskin atau pelaku usaha mikro yang kesulitan mendapatkan uang buat makan sehari-hari.

Jumlah warga miskin di Payakumbuh berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) tercatat 44.000 jiwa. Tugas perangkat daerah terkait, mendata kembali warga yang terdampak Covid-19. Seperti pedagang makanan di sekolah, akibat sekolah libur mereka tidak bisa berjualan lagi. Begitu juga pelayan toko, mall, pekerja industri kecil, tukang kayu, tukang batu, petani yang kehilangan pekerjaan serta pengemudi ojol yang anjlok pendapatannya, akibat Covid-19.

 

Bansos yang sama juga akan diberikan oleh Pemrov Sumatera Barat. Tapi, jumlahnya hanya 15% dari data DTKS. Rencananya, setiap KK bakal dibantu Rp200.000 per bulan. Kita akan lakukan koordinasi lagi dengan pihak provinsi, kapan bansos ini dikucurkan, tambah Sekdako Rida.

Gratis Bayar Rekening PDAM

Kebijakan pemko lainnya, juga membebaskan warga terdampak Covid-19 membayar rekening air selama dua bulan. Terhitung. pemakaian air dibulan April dan Mei 2020.

Walikota Riza Falepi yang kini juga menjabat Pjs Dirut PDAM Payakumbuh, menyusul tengah dilelangnya jabatan Dirut PDAM, menginformasikan, dalam hitungan sementara tercatat 6.606 KK yang akan diberikan pembebasan rekening air PDAM. Mereka terdampak ekonomi itu dikategorikan KK miskin golongan A.

Riza Falepi Angkat Topi Dengan Petugas Covid-19, Pantas Diberikan Penghargaan

Sudah hampir sebulan penuh Pemko Payakumbuh menangani pecegahan Covid-19, alhamdulillah belum ada warga yang positif terjangkit virus corona ini.

Sejumlah edaran dan instruksi serta protokol penanganan pencegahan virus corona sudah banyak dilahirkan. Guna mengedukasi warga, agar memahami melakukan tindakan preventif dalam mencegah dan menghindari masyarakat diserang virus corona.

Untuk itu, Walikota Riza Falepi, mengaku angkat topi terhadap semangat seluruh petugas Gugus Tugas Covid-19 Payakumbuh. Dukungan Forkopimda, DPRD, dan semua jajaran kesehatan di rumah sakit, puskesmas, ASN, TNI/Polri serta organisasi keagamaan, ormas, pengusaha, sangat menentukan, jika kasus Covid-19 masih nol di kota ini.

“Karena itu, dari lubuk hati yang dalam atas nama masyarakat Payakumbuh, saya memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Gugus Tugas yang bahu membahu dalam menjalankan tugas pencegahan Covid-19 ini,” ujarnya.

“Terimakasih pak Kapolres, pak Dandim, pak Kajari beserta seluruh jajarannya. Terimakasih kepada para dokter, perawat seluruh tim medis yang berada di garis depan. Semangat mu dalam bertugas, mengedukasi masyarakat agar tak diserang virus corona, pantas diberi penghargaan,” tambah Walikota.

Di bagian lain, walikota juga menyampaikan terimakasih kepada perantau, pengusaha, serta masyarakat dan stakeholder lainnya yang ikut berpartisipasi dalam memberilkan bantuan APD serta bahan pokok pangan dan material lainnya.

“Dukungan moril dan material itu, mudah-mudahan menjadi amal saleh disisi Allah Ta’ala, karena mampu menyemangati petugas di garda terdepan dalam pencegahan Covid-19,” pungkas Walikota. (Benpi)

#lipsushumaspemkopayakumbuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *