BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Pembukaan MTQ Nasional XXXIX Tingkat Provinsi di Padangpanjang Ditandai denganTari : Ziarah Surau Kota Hujan

Padangpanjang -Penampilan 200 orang penari dari berbagai sanggar yang ada di Kota Padang Panjang termasuk dari kampus ISI Padang Panjang, memukau penonton yang hadir dalam pembukaan MTQ Nasional XXXIX Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (13/11) malam.

Tari yang bertemakan “Ziarah Surau Kota Hujan” yang dikonsep langsung Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano itu menceritakan sejarah Kota Padang Panjang. Sebuah momentum penting dalam perjalanan Padang Panjang sebagai suatu organisme yang lahir, tumbuh dan berkembang.

Bermula dari sebuah Pakan Jumat, Padang Panjang telah tumbuh sedemikian rupa menjadi kota dengan wajahnya dimasa kini.

Sepanjang riwayat itu pula, Padang Panjang telah melahirkan manusia-manusia unggul di berbagai bidang. Manusia yang berguna bagi masyarakat, daerah, bangsa dan negara, bahkan dunia. Mereka lahir dari pemikiran ala surau.

Salah seorang penari yang ikut di dalamnya, Syahrial merasa sangat bangga. Karena bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan MTQ Nasional ke-39 ini.

“Rasanya deg-degan. Takut sama cemas, bercampur aduk hingga tarian ini berakhir. Namun dengan berjalannya waktu dan iringan music, akhirnya kami bisa melewatkan tarian ini dengan baik,” katanya.

Disebutkannya, “Tidak sia-sia latihan yang teman-teman lakukan hingga sampai puncaknya malam ini. Sungguh suatu hal yang luar biasa telah teman-teman lalui malam ini”.

“Semoga dengan penampilan kami ,ini semua masyarakat terhibur dan MTQ di Padang Panjang berlangsung sukses hingga penutupan nanti,” harapnya.

Tari ini sekaligus menutup kegiatan malam pembukaan MTQ Nasional Tingkat Sumbar ke-39 di Padang Panjang. (Yon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *