BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Pembelajaran tatap muka mulai 24 Agustus, Payakumbuh Zona Kuning

Mediapayakumbuh.com – Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat berencana memulai pembelajaran tatap muka pada 24 Agustus selama tidak ada penambahan kasus positif COVID-19 di daerah itu.

“Saya telah meminta kepada Dinas Pendidikan dan Tim Gugus untuk mengevaluasi dan menyiapkan segala sesuatu hal untuk pembelajaran tatap muka,” kata Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi di Payakumbuh, Rabu.

Ia mengatakan telah meminta agar sekolah atau pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan di daerah itu. Setelah itu, secara lisan, ia telah menyampaikan hal terkait kemungkinan sekolah tatap muka di Payakumbuh ke Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

“Saat ini Payakumbuh masih berstatus zona kuning karena masih ada catatan satu kasus positif COVID-19. Arahan gubernur, zona kuning dan hijau telah bisa laksanakan sekolah tatap muka,” sebutnya.

Namun rencana akan terus menyesuaikan dengan perkembangan kasus positif COVID-19 di Payakumbuh. Kalau nantinya terdapat penambahan beberapa kasus di Payakumbuh, pihaknya bisa saja membatalkan rencana ini.

Oleh sebab itu, ketika akan dan telah dilaksanakannya pembelajaran tatap muka, semua sekolah harus menyiapkan segala sesuatu hal terkait protokol kesehatan di setiap sekolah.

Setiap guru, juga harus mengikuti aturan dan protokol kesehatan. Jika disinyalir di suatu sekolah ada yang terjangkit, semua guru di sekolah harus ikut aturan kesehatan, seperti melakukan tes usap.

“Kalau tidak mau diatur pulang saja, bahkan bisa saja sertifikasinya tidak ditandatangani. Kalau di masa pandemi ini kita harus ikut aturan, jangan karena pribadi semuanya terbawa-bawa,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Agustion sempat menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan skema terbaik sebelum kegiatan belajar mengajar siswa dikembalikan ke sekolah.

“Kami menyusun sistem sif yang nanti dioptimalkan ketika PBM tatap muka kembali dilaksanakan,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *