BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Pembelajaran tatap muka mulai 24 Agustus, Payakumbuh Zona Kuning

Mediapayakumbuh.com – Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat berencana memulai pembelajaran tatap muka pada 24 Agustus selama tidak ada penambahan kasus positif COVID-19 di daerah itu.

“Saya telah meminta kepada Dinas Pendidikan dan Tim Gugus untuk mengevaluasi dan menyiapkan segala sesuatu hal untuk pembelajaran tatap muka,” kata Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi di Payakumbuh, Rabu.

Ia mengatakan telah meminta agar sekolah atau pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan di daerah itu. Setelah itu, secara lisan, ia telah menyampaikan hal terkait kemungkinan sekolah tatap muka di Payakumbuh ke Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

“Saat ini Payakumbuh masih berstatus zona kuning karena masih ada catatan satu kasus positif COVID-19. Arahan gubernur, zona kuning dan hijau telah bisa laksanakan sekolah tatap muka,” sebutnya.

Namun rencana akan terus menyesuaikan dengan perkembangan kasus positif COVID-19 di Payakumbuh. Kalau nantinya terdapat penambahan beberapa kasus di Payakumbuh, pihaknya bisa saja membatalkan rencana ini.

Oleh sebab itu, ketika akan dan telah dilaksanakannya pembelajaran tatap muka, semua sekolah harus menyiapkan segala sesuatu hal terkait protokol kesehatan di setiap sekolah.

Setiap guru, juga harus mengikuti aturan dan protokol kesehatan. Jika disinyalir di suatu sekolah ada yang terjangkit, semua guru di sekolah harus ikut aturan kesehatan, seperti melakukan tes usap.

“Kalau tidak mau diatur pulang saja, bahkan bisa saja sertifikasinya tidak ditandatangani. Kalau di masa pandemi ini kita harus ikut aturan, jangan karena pribadi semuanya terbawa-bawa,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Agustion sempat menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan skema terbaik sebelum kegiatan belajar mengajar siswa dikembalikan ke sekolah.

“Kami menyusun sistem sif yang nanti dioptimalkan ketika PBM tatap muka kembali dilaksanakan,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *